Connect with us

Pemilu

Beberkan Temuan di 380 TPS, Bawaslu Banten Ungkap Potensi Pemungutan Suara Ulang

Published

on

 

Bawaslu Banten ungkap Temuan di 380 TPS

Komisioner Bawaslu Banten Nuryati Solapar(berbaju hitam) bersama Ketua Bawaslu Banten Didih M Sudi (baju putih) saat memberikan keterangan pers di Bawaslu Banten. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Bawaslu Banten menemukan sejumlah pelanggaran selama pelaksanaan Pemilu Serentak 2019, Rabu, 17 April 2019. Temuan terjadi di 380 TPS yang ada di Provinsi Banten.

Komisioner Bawaslu Banten Nuryati Solapari mengungkapkan kepada wartawan, temuan tersebut hasil pemantauan Bawaslu Banten sejak pukul 07.00 – 13.00 WIB. Dari 380 TPS tersebut ditemukan 13 temuan pelanggaran, mulai dari pelanggaran ringan hingga pelanggaran berat.

Temuan pelanggaran tersebut di antaranya, ada 93 TPS yang buka melewati batas waktu yang telah ditentukan, yaitu pukul 07.00 WIB. Selain itu, ditemukan juga bilik suara yang posisinya membelakangi KPPS, sehingga petugas penyelenggara bisa dengan mudah melihat pencoblosan.

“Calon pemilih lainnya dan petugas penyelenggara sangat mudah melihat pemilih yang sedang memberikan hak pilihannya. (Pelanggaran ditemukan) yaitu ada 24 TPS,” jelas Nurjati kepada awak media di Bawaslu Banten, Jalan Kelapa Dua Kota Serang, Rabu. malam 17 April 2019.

Surat Suara Tercoblos

Bawaslu Banten juga menjelaskan, ada juga TPS tidak akses terhadap pemilih disabilitas di 1 TPS. Ditemukan juga adanya surat suara tercoblos di 2 TPS. Surat suara habis atau kurang di 70 TPS.

“Pemilih perkategori DPtb tetapi tidak punya formulir A5 (ditemukan) di 4 TPS. DPT dan DPtb tidak ditempel di 23 TPS,” ucapnya.

“Surat suara tertukar di antara dapil ada (ditemukan) di 48 TPS. DCT tidak distempel ada di 76 TPS, Surat suara PSU (pemunguTan suara ulang terdistribusi di 4 TPS. Pemberian uang dan material lainnya di 1 TPS. Temuan lainnya 33 TPS. Terdapat pemilih dari luar daerah pemilihan berpotensi PSU ada 2 TPS. Jumlah total keseluruhan ada 380 TPS,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

Trending