Connect with us

Pemilu

Caleg PDIP sama Panwascam Bersekongkol Bakar Kotak Suara di Jambi

Published

on

Kotak Suara Diproduksi di Tangerang

Kotak suara Pemilu 2019 dibuat transparan pada bagian depan. (Banten Hits/Hendra Wibisana)

Tangerang – Caleg PDIP, Kharul Saleh (53), warga Desa Hamparan Pugu, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, bersama RJ (31) tahun, petugas panwascam, warga RT 02, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, ditangkap Dirreskrimum Polda Jambi.

Keduanya merupakan pelaku pembakaran kotak kotak suara di TPS 1, 2 dan 3 pada 18 April 2019 lalu di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Keduanya langsung ditetapkan sebagai tersangka.

BACA JUGA: PKB Tuding PDIP Curang di Surabaya sementara Loyalis Jokowi di Banten Nihilkan Pengaruh Ma’ruf Amin, Koalisi Tak Happy Ending? 

Dilansir viva.co.id, Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh, Jambi, Jumiral Lestari, membenarkan penangkapan pelaku pembakaran. Kasusnya sampai saat ini masih dalam penyelidikan. Satu orang ASN berinisial Az (55) juga diduga ikut terlibat.

“Benar ada dua orang sudah ditetapkan polisi dan sudah jadi tersangka dan satu orang PNS masih sebagai saksi,” katanya.

Terpisah, Reskrimum Polda Jambi AKBP Edi Faryadi membenarkan penangkapan dua tersangka. Pelaku ditangkap saat sedang bersembunyi di rumah penduduk.

“Benar pembakar kotak suara dan surat suara sudah ditangkap dan keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” katanya kepada wartawan, Senin, 22 April 2019.

Edi Faryadi ikut membenarkan ada seorang PNS sebagai terduga pembakar kotak suara. Dia telah menyerahkan diri ke Polres Kerinci. Dia adalah warga desa Pendung Hiang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh.

“Dua orang sudah ditetapkan tersangka dan satu PNS masih saksi yang saat ini masih dalam penyelidikan,” katanya.

Diketahui sebanyak 13 kotak Suara di TPS 1, 2 dan 3 di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Jambi, dibakar. Akibat kejadian ini pihak pengawas TPS langsung ketakutan karena secara mendadak para pelaku datang membuat keributan dan langsung membakar kotak suara pemilu 2019.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending