Connect with us

METROPOLITAN

Pemerintah Kehabisan Solusi, SSA Disebut-sebut Cara Terakhir Tangani Kemacetan Kendaraan di Kota Serang

Published

on

Petugas Kepolisian dan Dishub Kota Serang ketika mensosialisasikan Sistem Satu Arah atau SSA. (Mahyadi/BantenHits).

Serang- Pemerintah Kota Serang mengaku sudah tidak memiliki cara lain untuk melerai kemacetan di Kota Serang selain penerapan Sistem Satu Arah atau SSA. Program tersebut akan diterapkan setiap pada ham berangkat dan pulang kerja.

“Ini sudah solusi terakhir sambil nunggu jalan di perluas atau diperlebar. Kami yakin tidak akan mulus, seperti pertokoan masih di pinggir jalan dan itu tidak tersedia parkir, namanya juga upaya,”kata kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang Achmad Mujimi temui awak media, Selasa 22 April 2019.

Saat ditanya mengenai komplainnya masyarakat terkait SSA yang dinilai memutar terlalu jauh. Mujimi mengatakan hal ini dilakukan semata-mata untuk mengurai kemacetan.

“Ya ini solusinya, karena kalau dulu kan antrian kendaraan mengular di dekat Domino,”ucapnya.

Baca Juga:  Uji Coba Rekayasa Lalin Satu Arah di Serang, Polisi: Masih Banyak yang Bingung

“Kalau kendaraan jarak jauh, kelancaran yang kita lakukan, kalau dulukan panjang (macet) seperti di dekat domino,”ucapnya.

Lebih lanjut Mujimi mengatakan jika SSA berlanjut dan diberlakukan, beberapa lampu merah akan di tambah durasi dari 20 detik ditambah 30 detik, menjadi 50 detik. Serta pelanggaran lalulintas dipastikan akan mengalami kenaikan.

“Itu tugas kami sosialisasi, setelah ini keputusan sudah kita berlakukan kita sosialisasikan lagi,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending