Connect with us

METROPOLITAN

Hari Bumi, Pemkab Pandeglang Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Membuang Sampah

Published

on

Kantor DLH Kabupaten Pandeglang. (Engkos Kosasih/BantenHits).

Pandeglang- Pemerintah Kabupaten Pandeglang mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Menyusul dalam setiap tahunnya volume sampah di Kota Santri terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang hampir 300-400 kubik sampah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bahkan  timbulan sampah pada tahun 2017 mencapai 4144 kubik, sementara pada tahun 2018 mencapai 4558 kubik sampah yang masuk TPA.

Peningkatan volume sampah ini dinilai sangat mengkhawatirkan bagi Kabupaten Pandeglang yang dikenal sebagai kota wisata. Pasalnya, saat Pemerintah Kabupaten Pandeglang masih minim fasilitas, volume sampah malah semakin bertambah.

Selain itu keadaan ini juga membuat kota wisata nampak kumuh. Hampir setiap pelosok daerah di Pandeglang, diatas gunung, pesisir pantai, dan sungai terlihat sampah-sampah plastik yang berceceran.

Oleh karena itu di peringatan Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2019 kemarin, DLH Pandeglang meminta agar masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mengurangi sampah yang dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat, fasilitas yang dimiliki DLH sangat minim.

“Minimal dari tingkat kesadarannya, jadi membuang sampah pada tempatnya selain itu kebersihan di lingkungannya ini juga akan berdampak kepada masyarakat itu sendiri,” kata Kepala DLH Pandeglang, Asep Rahmat, Selasa, 23 April 2019.

Asep mengakui bahwa program edukasi mengenai pengurangan sampah kepada masyarakat mengenai Reuse, Reduse dan Reycle yang digencarkan kepada Masyarakat dianggapnya belum maksimal.

“Masih harus ada upaya-upaya, baik dari kita (DLH) tentang edukasi kepada masyarakat, harus di gempur agar pola pikir masyarakat sendiri bisa berubah tentang kesadaran sampah ini,”ujarnya.

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending