Connect with us

METROPOLITAN

Personel Gabungan Cari ABK yang Tenggelam Pasca Tabrakan Kapal di Selat Sunda

Published

on

Personel Gabungan ketika melakukan Pencarian ABK Korban Tenggelam pasca tabrakan kapal di Selat Sunda. (Istimewa).

Cilegon- Puluhan personel gabungan melakukan pencarian terhadap Mualim I KMP Windu Karsa Dwitya yang terjatuh akibat peristiwa kecelakaan kapal dengan KMP Virgo 18 di Selat Sunda, Senin, 21 April 2019.

“Ada sekitar 50 personel gabungan yang terlibat dalam pencarian korban tenggelam yaitu Endang Roch Basuki Mualim I KMP WKD,”ujar Kantor Basarnas Banten Zaenal Arifin saat dikonfirmasi awak media, Selasa, 23 April 2019.

Selain melakukan pencarian korban di lokasi titik jatuhnya korban, puluhan personel gabungan yang terdiri dari, SAR ASDP, Basarnas Banten, Lanal Banten, Polairud Polda Banten, serta Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Banten juga memperluas wilayah pencarian di sejumlah titik yang dimungkinkan korban terbawa arus.

“Fokus kami di sekitaran lokasi jatuhnya korban. Namun karena melihat arus ke arah selatan sehingga kami menyisir ke arah pulau Tempurung, Sangiang dan Pulau Ular karena kita memprediksi korban terbawa arus,”jelasnya.

Baca Juga: Dua Kapal Penumpang Tabrakan di Selat Sunda, Satu ABK Dilaporkan Tenggelam

Zaenal kembali mengatakan, sebanyak 5 kapal milik personel gabungan turut di kerahkan untuk mempermudah dalam melakukan pencarian korban tenggelam.

“Basarnas Banten mengerahkan 2 kapal, Lanal Banten 1 Kapal, Polairud Polda Banten 1 kapal dan KPLP 1 Kapal, kita tidak mau lama-lama semoga korban dapat segera ditemukan untuk saat ini cuaca sangat mendukung dan berawan,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending