Connect with us

Pemilu

Real Count KPU Sebut Prabowo-Sandi Unggul di Banten, Spanduk ‘Sindiran’ untuk 02 Bertebaran

Published

on

Sebuah Spanduk ‘Sindiran’ untuk Prabowo-Sandi bertebaran di Kota Serang. (Mahyadi/BantenHits).

Serang- Real count sementara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum atau KPU RI menyebutkan pasangan Prabowo-Sandi unggul di Provinsi Banten.

Dalam laman pemilu2019.kpu.go.id Pasangan nomor urut 02 unggul telak dengan perolehan suara 560.182 sedangkan rivalnya Jokowi-Ma’ruf memperoleh suara 332.714 di Tanah Jawara.

Rupanya, perolehan tersebut membuat sejumlah masyarakat yang tergabung Aliansi Warga Banten Santai Tapi Menang bertindak. Hal tersebut terlihat dengan bertebarannya spanduk di Kota Serang yang bertuliskan “Selamat Prabowo-Sandi, menang di Banten, tapi sayang ini pilpres bukan Pilgub,

Menanggapi hal ini Divisi hukum dan pengawasan Patrudin KPU Kota Serang menyampaikan pada pasal 550 undang-undang pemilu berisi, setiap pelaksana atau peserta kampanye yang terbukti mengakibatkan terganggunya tahapan pemilu akan di pidana 2 tahun penjara, sanksi uang 24 juta.

BACA :  Akan Dihadiri Prabowo, DPD Gema Macan Asia Banten Siapkan Deklarasi Akbar November

“Segala macam ucapan oleh tim boleh tapi dalam hal suasana bikin kisruh segala macam itu tidak di bolehkan,”ujar Patrudin temui di kantornya, Selasa 23 April 2019.

Menurutnya, Spanduk yang sudah banyak bertebaran tersebut dinilai Provokatif.

“Nah ini ranah temen Bawaslu sekiranya buat kegaduhan dan tidak kondusif, saya kira temen Bawaslu sudah koordinasi dengan tim TKN 01 dan BPN 02 di tingkatan daerah dan beberapa peserta pemilu,”paparnya.

Spanduk yang tersebar di mana-mana tersebut menurutnya sangat tidak di benarkan dengan adanya kata-kata dalam spanduk tersebut.

“Sangat pantas bisa di lepas dan di copot, Bawaslu dengan satpol PP sudah di sampaikan kemarin,” tegasnya.

BACA :  Warga Serang Kaget Disapa Jokowi-Ma'ruf Pakai Hologram

Meski dalam spanduk tersebut tidak adanya lambang yang berkaitan dengan kepemiluan namun mengandung kata-kata uang multitafsir dan bisa membuat kegaduhan.

“Itu (kata-kata) multi tafsir ya lebih baik di lepas dari pada di biarkan, karna itu bukan spanduk kampanye kami juga harus hati-hati,” terangnya.

Menurut pantauan dari KPU Kota Serang beberapa spanduk tersebut pasang diserap lampu merah seperti lampu Cipocok, lampu merah Ciceri, dan lampu merah kebon jahe.

“Di titik titik sentral masyarakat bisa melihat dan mereka pasang,”pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler