Connect with us

METROPOLITAN

BNPB Ajak Masyarakat Pandeglang Wujudkan Destana

Published

on

Kasubdit Peran Masyarakat Direktorat Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Pangarso Suryotomo ketika memberikan materi. (Engkos Kosasih/BantenHits).

Pandeglang – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengajak kalangan masyarakat di Pandeglang untuk mewujudkan Desa Tangguh Bencana atau Destana di masing-masing wilayah yang memiliki potensi bencana.

Kasubdit Peran Masyarakat Direktorat Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Pangarso Suryotomo mengatakan ada sekitar 3900 Destana di Indonesia yang telah dibentuk, termasuk menginisiasi dua Destana di Kabupaten Pandeglang.

Kedua destana itu nantinya akan dijadikan percontohan yang nantinya akan dikembangkan oleh Pemerintah Daerah khusunya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan desa-desa lain yang ada di Kabupaten Pandeglang untuk membentuk Destana baru.

“Di Pandeglang baru ada dua Destana yang diinisiasi oleh kami, yang dua itu untuk percontohan untuk desa-desa yang lain, nanatinya (Destana) akan bertambah,”kata Pangraso saat menjadi pemateri pelatihan siaga bencana di Tanjung Lesung, Selasa, 23 April 2019.

BACA :  BPOM Gerebek Pabrik Saus Ilegal di Neglasari Tangerang

Resiko Bencana di Kabupaten Pandeglang, lanjut dia tersebar di 48 Desa yang tersebar di 10 Kecamatan se-Kabupaten Pandeglang,  seperti Kecamatan Panimbang, Cigeulis, Cimanggu, Sumur, Cibitung, Carita, Cikeusik, Pagelaran, dan Sukaresmi. Resiko bencana tersebut meliputi Tanah longsor, Gempa bumi, Banjir, Sampai bencana Tsunami.

“Destana ini sangat penting, karena masyarakat harus di persiapkan dalam menghadapi bencana,”ujarnya.

Oleh karena itu, BNPB meminta agar Desa dapat mengalokasikan anggaran yang bersumber dari dana desa (DD) untuk meningkatkan kapasitas Desa dengan melakukan serangkaian prosedur mitigasi kebencanaan, seperti yang tertuang dalam Permendes nomor 16 tahun 2018 Tentang Perioritas Penggunaan Dana Desa.

“Dana Desa harus bisa digunakan untuk mitigasi bencana, mengadakan pelatihan untuk masyarakat dalam menghadapi bencana,” tandasnya.

BACA :  Ada Empat Bayi, Ini Daftar 16 Warga Serang yang Tak Bisa Pulang di Wamena

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler