Connect with us

METROPOLITAN

Badak Jawa Kembali Ditemukan Mati di TNUK

Published

on

Badak Jawa Mati

Badak Jawa bernama Samson ditemukan mati di TNUK.Dok.BantenHits.com)

Pandeglang – Badak Jawa (Rhinoceros Sondaicus) kembali ditemukan tak bernyawa di Taman Nasional Ujung Kulon atau TNUK, Kabupaten Pandeglang.

Bangkai hewan langka itu pertama kali ditemukan oleh tim patroli di wilayah hutan Citadahan, salah satu wilayah konsentrasi populasi badak Jawa di bagian selatan taman nasional pada 21 Maret 2019 lalu.

“Iya, Jadi pagi ini saya dipanggil Dirjen, untuk presentasi (kematian Badak),” kata Anggodo, Kepala Balai TNUK, melalui sambungan selulernya, Senin, 29 April 2019.

BACA JUGA: Polda Banten Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Perburuan Rusa di Pulau Panaitan yang Libatkan Oknum Polisi

Kendati demikian, Anggodo belum bisa memastikan kematian spesies hewan langka dilindungi tersebut.

BACA :  BST Covid-19 Tahap Pertama Cair Lewat Pos, Kumala: Petugas Harusnya Door to Door ke Rumah Warga

“Jadi temen-temen pers nunggu ya hasilnya gimana. Nanti Akan kita berikan siaran pers nya,” jelasnya.

Sebelumnya, 2018 lalu pun ditemukan satu ekor badak mati, bernama Samson di Kawasan Pantai Karang Ranjang. Berdasarkan tes patologi, kematian badak jantan dewasa disebabkan oleh kolik usus. Bakteri mikroflora di usus mengeluarkan racun yang menyebar ke seluruh tubuh dan merusak organ badak.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler