Connect with us

METROPOLITAN

Gandeng Peradi, Warga Binaan Rutan Rangkasbitung Bakal Dapat Pendampingan dan Penyuluhan Hukum

Published

on

Ketua Peradi Lebak Jimi Siregar (hitam) dan Kepala Rutan Rangkasbitung (kanan) ketika menyerahkan berita acara MoU. (Fariz Abdullah/BantenHits).

Lebak- Rumah Tahanan atau Rutan kelas II B Rangkasbitung melaksanakan kerjasama atau MoU dengan Persatuan Advokat Indonesia atau Peradi Kabupaten Lebak, Senin, 29 April 2019. Tujuannya agar warga binaan pemasyarakat mendapatkan pendampingan ataupun penyuluhan hukum tentang hak-hak masa tahanan.

Kepala rutan Ranglasbitung, Aliandra Harahap mengatakan kerjasama ini juga dilaksanakan untuk memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 55. Dimana memang setiap warga binaan pemasyarakatan Rutan Rangkasbitung berhak mengetahui apa saja hak-haknya.

“Makanya kita gandeng Peradi melalui Lembaga Bantuan Hukum Langit Biru, agar memberikan penyuluhan atau pendampingan kepada WBP tentang hak nya,”kata Aliandra kepada awak media.

BACA :  RS Krakatau Medika Cilegon Terbakar, Pasien Dievakuasi

Tak hanya itu, sambung Aliandra dalam menjalani masa tahanan WBP juga akan mendapatkan pengetahuan tentang keagaam khususnya teknik dan tata cara membaca Al-quran yang baik dan benar.

“Kita kerjasama juga dengan Hafiz On The Stree Kabupaten Lebak, jadi WBP akan belajar membaca dan menghafal Al-Quran dengan baik,”jelasnya.

Sementara Ketua Peradi Kabupaten Lebak Jimi Siregar mengaku dalam waktu dekat Peradi Kabupaten Lebak melalui LBH Langit Biru akan memberikan pendampingan dan penyuluhan hukum.

“Jadi WBP ini akan mendapatkan Pendampingan dan Penyuluhan, kalau penyuluhan mereka akan diberitahi bagaimana hak-haknya sebagai tahanan, sedangkan pedampingan kita juga akan memberikan pendampingan baik diluar maupun didalam pengadilan,”pungkasnya.

BACA :  Pelabuhan Merak Antisipasi Massa Aksi "4 November" dari Sumatera

Untuk diketahui, selain penandatangan MoU dalam acara puncak Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 55 ini juga diselenggarakan Lomba Marawis yang diikuti 20 peserta dari SMA/SMK dan Pondok Pesantren di Kabupaten Lebak.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler