Connect with us

METROPOLITAN

Polres Metro Tangerang Kota Gelar Operasi Keselamatan 2019, Ini 7 Sasaran Targetnya

Published

on

Kapolrestro Tangerang Kota Kombespol Abdul Karim ketika memberikan sambutan pada Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan 2019. (Istimewa).

Tangerang- Polres Metro Tangerang secara resmi menggelar operasi keselamatan, 29 April 2019. Dalam pelaksanaannya operasi yang akan dilaksanakan hingga 12 Mei 2019 ini melibatkan personel gabungan TNI-Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP dan Jasa Marga.

Kapolrestro Tangerang Kota Kombespol Abdul Karim mengatakan pentingnya Operasi ini digelar untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

“Operasi ini sangat penting untuk digelar sebagai bentuk kesiapan anggota dalam kegiatan cipta kondisi pasca Pemilu dan Menjelang Ramadhan 1440H,”kata Abdul Karim dalam siaran pers yang diterima BantenHits.

Abdul Karim membeberkan kegiatan ini akan dibagi menjadi tiga tahap mulai dari tahapan sosisalisasi dan tahap prepentif dengan memasang spanduk,  pamflet baru, kemudian tindakan peneguran biasa tanpa penilangan dan di empat hari terakhir pelaksanaan operasi akan dilaksanakan penilangan sesuai yang dilaksanakan.

BACA :  Angka Kecelakaan Lalu Lintas Tahun 2017 di Cilegon Naik

“Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap bersama petugas gabungan dari Polri,  TNI,  Dishub dan Satpol PP dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,”jelasnya.

Abdul Karim berharap Operasi keselamatan 2019 ini dapat membuat mindset masyarakat menjadi sadar dan taat kepada peraturan lalu lintas serta mampu menciptakan kamseltibcarlantas hingga dengan sendirinya potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir.

Sementara Kasatlantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Juang Andipriyanto menjelaskan sasaran operasi keselamatan tahun 2019 diprioritaskan terhadap tujuh prioritas pelanggaran lalulintas, mulai dari menggunakan Handphone saat mengemudi, tidak menggunakan Safety belt,  menaikan dan menurunkan penumpang di jalan Tol,  melawan arus lalulintas serta mengendarai kendaraan dibawah pengaruh Alkohol.

BACA :  Cara Mafia Tanah Rampas Hak Warga Diungkap Menko Polhukam, Ini yang Dialami Warga Kabupaten Tangerang

“Edukasi kepada masyarakat tak henti hentinya kami lakukan untuk dapat mewujudkan masyarakat yang dapat  terus menciptakan situsasi kamseltibcarlantas yang tertib untuk keselamatan bersama,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler