Connect with us

EKONOMI & BISNIS

H-5 Ramadan 1440 H, Harga Komoditi Pertanian di Tangsel Naik hingga 50 Persen

Published

on

Sejumlah harga komoditi pertanian Naik jelang Ramadan

Sejumlah harga komoditi pertanian terpantai naik menjelang Ramadan 1440 di sejumlah pasar tradisional di Tangsel. (Foto: Pasar Delapan Alam Suter/ Gerri Bermara)

Tangsel – Harga sejumlah komoditi pertanian di Kota Tangerang Selatan atau Tangsel mengalami lonjakan harga hingga mencapai 50 persen saat lima hari menjelang Ramadan 1440 H.

Wartawan BantenHits.com Gerri Bermara melaporkan pantauan di Pasar Delapan Alam Suter, Serpong Utara, Rabu, 1 Mei 2019. Komoditi pertanian yang mengalami lonjakan harga di antaranya bawang putih dan cabe rawit.

“Bawang putih, bawang merah (harganya) naik. Bawang putih sebelumnya Rp 10 ribu seperempat kilo, sekarang jadi Rp13 ribu seperempat kilo. Cabe rawit setan juga naik sebelumnya Rp 9 ribu seperempat kilo, sekarang jadi Rp 13 ribu seperempat kilo,” ucap Linda, salah seorang pedagang di Pasar Delapan, Rabu, 1 Mei 2019.

Selain komoditas pertanian, telur ayam juga mengalami kenaikan harga. Meski demikian, harga sejumlah bahan pokok lainnya, seperti beras dan minyak goreng terpantau relatif stabil.

Warga Memaklumi Kenaikan Harga

Meski harga beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, memurut Linda, hal tersebut dapat dimaklumi oleh para pembeli.

“Pembeli juga sudah ngerti kok, jelang Ramadan harga bahan pangan pasti naik,” tambahnya.

Ditemui di tempat yang sama, Salman pedagang lain mengatakan, menjelang puasa ini memang lumrah harga bahan pangan naik. Bahkan nanti bisa mengalami kenaikan kembali pada hari H Ramadan terlebih saat Lebaran.

“Sudah biasa kok, lumrah harga naik jelang puasa. Nanti bisa lebih parah pas puasa, apalagi mau lebaran,” ujar Salman.

Salman juga mengaku kenaikan belum terjadi pada komoditas lainnya. Hanya bawang merah, bawang putih, cabai rawit setan, dan telur ayam yang mengalami kenaikan.

“Telur ayam tadinya Rp22 ribu, sekarang naik jadi Rp 25 ribu per kilogramnya. Ini semua karena permintaan telur yang naik menjelang puasa,” tutupnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending