Connect with us

METROPOLITAN

Petugas Bandara Soetta Tangerang Temukan Kartu Ini di Lokasi WNA Iran Tewas Tergantung

Published

on

WNA Iran Gantung diri di Bandara Soetta Tangerang

Petugas melakukan pemeriksaan di taman area Terminal III Bandara Soetta Tangerine. Di taman ini servant pros WNA asal Iran ditemukan tewas tergantung, Rabu, 1 Mei 2019.(Foto: tempo.co)

Tangerang – Suasana di sekitar Terminal 3 Domestik Bandara Soekarno Hatta atau Bandara Soetta Tangerang mendadak riuh, Rabu pagi, 1 Mei 2019.

Keriuhan terjadi setelah seorang pria asal Warga Negara Asing (WNA) ditemukan tewas gantung diri di Taman Terminal 3 Domestik sekitar pukul 06.30 WIB.

Petugas Kesehatan pada Kantor Kesehatan Pelabuhan Klas I Soekarno Hatta, Sirjon Tanjung mengatakan, jasad pria yang diduga merupakan warga negara Iran tersebut, ditemukan pertama kali oleh petugas setempat.

Saat ditemukan, kondisi mayat sudah dalam kondisi tergantung menggunakan tali koper di salah satu pohon kawasan taman setempat. Jasad tersebut pun sudah kaku dan masih berpakaian lengkap.

“Pakaiannya lengkap memakai kemeja putih dan celana jin hanya saja, pada saat dievakuasi, kondisinya sudah kaku dan wajahnya penuh lendir, diperkirakan dia melakukan gantung diri saat tengah malam,” katanya seperti dilansir viva.co.id saat ditemui di lokasi.

Sementara, Kapolres Bandara Soekarno Hatta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan mengatakan, pihaknya juga mengamankan satu buah koper berwarna hitam yang berisi beberapa berkas milik pria asal Iran tersebut.

“Kita amankan koper, dalam koper itu ada green card, pakaian dan tiket diduga untuk terbang ke Malaysia. Sampai saat ini juga masih kita lakukan penyelidikan, karena identitas juga belum kita temukan,” ujarnya.

Saat ini, jasad tersebut dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta untuk melakukan autopsi.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending