Connect with us

METROPOLITAN

Badak Jawa yang Mati Namanya Manggala, Usianya Ternyata Masih Muda

Published

on

Badak Jawa Mati

Badak Jawa bernama Samson ditemukan mati di TNUK.Dok.BantenHits.com)

Pandeglang – Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) yang ditemukan di Blok Citadahan, Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Kabupaten Pandeglang pada 21 Maret 2019 lalu masih berusia muda.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Djati Witjaksono Hadi mengatakan pada saat ditemukan, kondisi bangkai Badak Jawa masih utuh dan bercula yang berbentuk benjolan atau disebut cula batok, sehingga diperkirakan badak tersebut berusia remaja.

“Berdasarkan hasil identifikasi dan pencocokan dengan database profil Badak Jawa, badak yang mati tersebut bernama Manggala dengan ID: 070-2017, dan ukuran lebar tapak kaki 24-25 cm,” kata Djati melalui Siaran Pers yang diterima BantenHits.com, Rabu, 1 Mei 2019.

BACA JUGA: Badak Jawa Mati, Pemkab Pandeglang Kecewa BTNUK Terkesan Menutupi

Populasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon pada tahun 2019 adalah 68 individu, dengan struktur umur 57 individu badak dewasa dan 11 individu anak dengan jenis kelamin 37 individu badak jantan dan 31 individu badak betina.

“Kondisi bangkai badak mulai membusuk, lidah membiru, dan bola mata menyembul. Berdasarkan hasil pemeriksaan post mortem, kesimpulan awal kematian badak diduga bukan karena penyakit infeksius. Bangkai badak kemudian dikubur didekat lokasi kematian,” jelasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending