Connect with us

METROPOLITAN

Perbaikan Ruang Kelas Rusak Masif Dilakukan di Kabupaten Serang

Published

on

Bupati serang saat kunjungan ke sekolah

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyapa seorang siswa saat kunjungan ke sekolah. (Istimewa)

Serang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang di era kepemimpinan Ratu Tatu Chasanah melakukan perbaikan ruang kelas rusak secara masif. Setiap tahun, ruang kelas yang mengalami perbaikan selalu bertambah dan ditargetkan hingga akhir 2020 tidak ada lagi sekolah rusak.

Berdasarkan catatan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, total ruang kelas SD di Kabupaten Serang sebanyak 4.635 ruang kelas. Tercatat sejak 2016, terdapat 1.386 ruang kelas rusak.

Setiap tahun sejak 2016, jumlah ruang kelas yang diperbaiki selalu meningkat. Pada 2016 sudah diperbaiki 128 ruang kelas dan dibangun 40 kelas baru, 2017 diperbaiki 217 raung kelas dan 29 ruang kelas baru, 2018 diperbaiki 317 ruang kelas dan 108 ruang kelas baru, serta pada 2019 akan diperbaiki 454 ruang kelas dan 106 ruang kelas baru.

BACA :  Forum Honorer K2 di Lebak Kecewa MK Tolak Uji Materil UU ASN

Selanjutnya untuk perbaikan tingkat SMP pada 2018 sudah diperbaiki 122 ruang kelas dan 50 ruang kelas baru, pada 2019 akan diperbaiki 206 ruang kelas dan 3 ruang kelas baru. Target pada 2020, sebanyak 1.206 ruang kelas SMP dalam kondisi baik.

BACA JUGA: Parah! Di Wilayah yang Dipimpin Ketua Golkar Banten Masih Ada Sekolah Rusak

Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Asep Nugrahaya mengatakan, sesuai Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD), tahun 2020 ditargetkan seluruh ruang kelas rusak SD dan SMP selesai diperbaiki.

“Saat ini memang masih ada sekolah rusak, tetapi setiap tahun berkurang. Dan kebijakan Ibu Bupati, proses perbaikan sekolah rusak menjadi prioritas dan masif dilakukan Pemkab Serang,” kata Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya, Jumat, 3 Mei 2019.

BACA :  Jambret Dompet Siswi SMA, Remaja di Balaraja Tangerang Diciduk Polisi

Kata Asep, Dindikbud Kabupaten Serang sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang setiap tahun meningkatkan bantuan perbaikan ruang kelas ke Kabupaten Serang. Tidak hanya perbaikan ruang kelas, Pemkab Serang juga konsen terhadap pemenuhan sanitasi dan perpustakaan sekolah.

Perbaikan ruang kelas, kata Asep, dilakukan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan Kabupaten Serang.

“Perbaikan ruang kelas bersinergi dari APBD Kabupaten Serang, APBD Banten, APBN, dan bantuan sosial sejumlah perusahaan. Semakin banyak yang membantu, tentu perbaikan sekolah rusak cepat tuntas,” ujar Asep.

Sebelumnya, Kesatuan Pemuda Peduli Pendidikan Banten (KP3B) mengungkapkan, masih banyak sarana dan prasarana sekolah yang masih buruk, yang menghantui pelajar di Kabupaten Serang, di antaranya Sekolah Dasar di Saadah, Kecamatan Ciruas. Kondisinya sudah sangat buruk. Bahkan tidak layak lagi digunakan.

BACA :  168 Pelajar Berprestasi di Kota Cilegon Dapat Reward Rp474 Juta PT Tenaris SPIJ

KP3B juga menemukan masih banyak kasus murid dari keluarga miskin yang ditahan ijazahnya karena tak mampu melunasi biaya pendidikan di Kabupaten Serang.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler