Connect with us

METROPOLITAN

Adiknya di Perkosa Guru Ngaji, Keluarga: Kakaknya Juga Pernah

Published

on

Pencabulan

Ilustrasi. (Google.com)

Serang- DS (36) warga Kampung Plawad, Desa Plawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah ketahuan melakukan tindakan cabul.

DS yang diketahui berprofesi sebagai Guru Ngaji ini tega mencabuli M (14) muridnya sendiri yang juga seorang anak yatim. Modusnya, Ia menyuruh korba untuk melakuan hafalan mengaji di kediamannya, Namun saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) DS justru menyekap dan langsung memerkosa M.

Meski saat ini DS sudah diamankan petugas Kepolisian, keluarga M rupanya masih belum terima mengingat DS juga diduga lancang melancarkan aksinya terhadap Gadis (17) Kakak dari M pada tahun 2018 silam.

Baca Juga: Istri dan Anak Pergi, Guru Ngaji di Serang Tega Gagahi Anak Yatim

BACA :  Banten Masuk Lima Besar Provinsi Penyumbang Kasus Harian Positif COVID-19 Tertinggi

Ratman kakak dari M dan Gadis menuturkan, kejadian yang menimpa Gadis terjsdi pada tahun 2018 saat itu Gadis masih berusia 16 Tahun. Ia diduga menjadi korban pelecehan sang Guru Ngaji yakni DS yang dilakukan di lokasi yang sama di rumah pelaku DS.

“Tetehnya pernah dibawa-bawa tahun lalu, dibawa ke rumahnya (DS), terus di bawa main (jalan-jalan),”kata Ratman, Jumat, 3 Mei 2019.

Memang kata Ratman, berdasarkan informasi dari warga, Gadis Kakak dari M sama-sama saling suka dengan DS pada tahun 2018 itu. Karenanya untuk mencegahhal yang tidak di inginkan, Gadis saat itu dimasukan ke pesantren di wilayah Tangerang dan saat ini sedang di jemput untuk dimintai keteranganya.

BACA :  Mahasiswa Banten Sebut Rano Karno Korup Seperti Ratu Atut

“Pengakuan dari warga tengah (RT 02) mah sama-sama suka, makanya tetehnya buru-buru mondok (Pesantren). Sekarang ini lagi di jemput,” jelasnya.

Baca Juga: Guru Ngaji yang Tega Gagahi Anak Yatim di Serang Terancam Hukuman 20 Tahun

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Serang AKP David Chandra Saat di hubungi BantenHits belum mengetahui dan akan meminta keterangan dari saksi-saksi.

“nanti saya cek dulu keterangan saksi2 nya,”kata David melalui pesan WhatsApp yang diterima BantenHits.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler