Connect with us

METROPOLITAN

Tak Hanya Wahidin Halim, Bupati Pandeglang Juga Ingin Izin Operasional Bus Murni Jaya Dicabut

Published

on

Bus Murni terbalik di Tol Cikupa.(Istimewa)

Pandeglang – Bus Murni Jaya akhir-akhir ini menjadi momok yang menyeramkan bagi para penumpang. Pasalnya, salah satu alat tarsnportasi darat ini sering mengalami kecelakaan di jalan raya karena kerap ugal-ugalan.

Dari catatan Bantenhits sejak Januari-Mei 2019 Bus Murni mengalami kecelakaan di Jalan Raya sekitar 7 kali. Hampir rata-rata dari kecelakaan itu, merenggut korban jiwa.

Bahkan belum lama ini, kendaraan berwarna Merah dan Putih ini terlibat kecelakaan beruntun di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B) hingga menewaskan satu orang kondektur.

Menanggapi hal itu, para Kepala Daerah dari mulai Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan Gubernur Banten, Wahidin Halim ramai-ramai menyarankan Dinas Perhubungan (Dishub) Banten mencabut izin trayek Perusahaan Otobus (PO) Murni Jaya.

“Jika perusahaannya tidak disiplin, sopirnya ugal-ugalan, dan tidak mengecek kondisi kendaraan, cabut aja trayeknya karena meresahkan masyarakat,”kata Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Senin, 6 Mei 2019.

Irna mengaku selama dia memimpin sudah banyak sekali aduan dari masyarakat di media sosial, maupun secara langsung terkait kelalaian yang dilakukan oleh pengendara angkutan khususnya AKAP.

“Saya rasa kalau menyangkut nyawa jangan terlalu panjang birokrasinya,”tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Pandeglang Dadan Tafif Danial mengaku, akan segera melakukan koordinasi dengan pihak Dishub Provinsi Banten tetkait trayek angkutan Bus.

“Memang untuk Bus itu kewenangannya  ada di Dishub Provinsi Banten, masalah izin trayeknya ada di Kementerian Perhubungan, Kabupaten dan Dishub Provinsi hanya rekomendasi layak operasi saja,”terangnya.

Baca Juga: Sering Ugal-ugalan dan Banyak Timbulkan Korban Jiwa, Gubernur Banten Ingin Izin Operasi Murni Jaya

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku kecewa dengan keberadaan kendaraan umum Bus Murni Jaya. Pasalnya salah satu kendaraan umum fenomenal itu kerap kali ugal-ugalan dan menimbulkan korban jiwa saat beroperasi.

Bahkan WH sapaan akrab Wahidin Halim juga menyarankan agar Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten mencabut izin trayek Perusahaan Otobus (PO) Murni tersebut.

Editor: Fariz Abdullah

Trending