Connect with us

METROPOLITAN

Enam Produk Makanan di Pasar Badak Positif Mengandung Bahan Berbahaya Rhodamin dan Formalin

Published

on

Petugas BPOM ketika melakukan pemeriksaan makanan di Pasar Badak Pandeglang. (Engkos Kosasih/BantenHits).

Pandeglang – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten menemukan beberapa makanan mengandung Rhodamin B dan Formalin yang dijual bebas di Pasar Badak Pandeglang.

Kepala Bidang Pemeriksaan BPOM Banten Faizal Mustofa Kamil mengaku menemukan 6 produk makanan diduga mengandung bahan berbahaya, 6 produk tersebut seperti mie basah, tahu, cincau dan terasi dari 3 merek berbeda.

“Dari 26 yang kami sampling ada 6 yang positif, 3 itu terasi yang diduga positif mengandung Rhodamin B atau pewarna yang dilarang, terus 3 lagi positif formalin,” kata Faizal di Pasar Badak Pandeglang, Selasa, 7 Mei 2019.

Saat ini, barang-barang tersebut sudah diamankan oleh BPOM hingga hasil uji laboratorium keluar. BPOM juga akan melakukan pembinaan kepada para pedagang yang ketahuan menjual bahan berbahaya.

BACA :  450 Paskibraka Kota Tangerang Ikuti Diklat Disporparekraf

“Sudah kami amankan nunggu hasil uji LAB. Pedagang kami lakukan pembinaan dan kami juga telusuri ke produsennya kalau memang ini positif,” jelasnya.

Pemkab Pandeglang Lakukan Penelusuran

Menanggapi hal tersebut Bupati Pandeglang Irna Narulita mengaku akan segera melakukan penelusuran terhadap keenam produk makanan yang disebut mengandung bahan berbahaya dengan menggandeng pihak Kepolisian Polres Pandeglang.

“Saya harus bekerjasama dengan Polres untuk menindak oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,”kata Irna, Rabu, 8 Mei 2019.

Menurut Irna, temuan makanan yang pertama kali ditemukan BPOM Banten cukup mengejutkan dirinya. Oleh karenanya, Irna berjanji akan memberikan pembinaan kepada para pedagang agar tahu makanan yang mengandung Rodamin dan Formalin dan yang tidak.

BACA :  Aksi di PDAM Batal Setelah Ada Pertemuan "Tangerang City"

“Ini (Temuan makanan ber-Rodamin dan Formalin) sangat membahayakan bagi kesehatan. Kita akan memberikan pembinaan kepara para pedagang agar mekeka tau makanan berbahaya dan yang tidak,” jelasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler