Connect with us

METROPOLITAN

Terungkap, Begini Kronologi Penemuan Upal Rp 12 Juta di Semak-semak Sekitaran Cibeber Cilegon

Published

on

Kapolres Cilegon AKBP Agung Prakoso ketika memberikan keterangan pers mengenai kasus penemuan Upal di sekitaran Cibeber. (Iyus Lesmana/BantenHits).

Cilegon- Jajaran Kepolisian Polres Cilegon berhasil menemukan Uang palsu senilai Rp. 12 juta yang tersimpan di dalam semak-semak lahan kosong di lingkungan Kalanganyar, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Selasa, 7 Mei 2019.

Penemuan uang pecahan Rp. 100 ribu, Rp. 50 ribu dan mata uang Brazil itu bermula dari petugas Satlantas Polres Cilegon menerima laporan dari masyarakat yang merasa curiga terhadap empat orang di dalam sebuah mobil yang melaju dari arah Serang menuju Cilegon. Mereka mencurigai bahwa keempat orang ini diduga kuat pengedar uang palsu di Kota Cilegon.

BACA :  Mahasiswa UIN SMH Banten Kecewa Besaran Keringanan Biaya Kuliah akibat COVID-19 Hanya Diputuskan Sepihak

Baca Juga: Polisi Temukan Upal Rp. 12 Juta Dalam Semak-semak di Sekitar Cibeber Cilegon

Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso mengaku saat ini pihaknya terus lakukan pengembangan kasus dugaan pengedaran uang palsu tersebut.

Ia menerangkan keempat pelaku yakni BR (46), DW (35), JH (57) yang diketahui sebagai warga Tangerang, Provinsi Banten serta IR ( 38 ) warga Jakarta Selatan yang berhasil diamankan ini diketahui telah beberapa kali menjalankan aksi penipuannya di wilayah hukum Cilegon.

“Ada satu orang lagi korbannya kejadian satu tahun yang lalu korban mengalami kerugian hingga Rp 400 juta,”kata Rizki saat dikonfirmasi awak media, Rabu, 8 Mei 2019.

Rizki membeberkan dalam menjalankan aksi kejahatan keempat pelaku menggunakan modus menukar uang asli dengan uang palsu kepada calon korbannya yakni Nurhayati warga linkungan Kubang Sepat Kelurahan Citangkil Kecamatan Citangkil Kota Cilegon.

BACA :  Bupati Iti Dinobatkan sebagai Pemimpin Paling Populer di Media Sosial Versi PR Indonesia

“Seolah meminta tolong korbannya untuk membantu menukarkan uang asing, yang mana uang asing tersebut bila di tukarkan dalam mata uang rupiah berjumlah sangat besar. Jadi korban saat itu tengah di kerumuni oleh para pelaku kemudian di bawa masuk kedalam mobil yang di gunakan pelaku,”bebernya.

Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, sambung Rizki salah satu anggota Satlantas Polres Cilegon yang tak jauh dari lokasi langsung mendatangi para pelaku sedang menjalankan aksinya kepada korban.

“Saat didatangi anggota melihat korban di dalam mobil dan langsung suruh keluar. Saat itu para pelaku langsung panik dan membuang uang palsu ke tanah kosong selain itu pelaku juga membuang tanda pengenal salah satu bank palsu dan berhasil kita temukan,”jelasnya.

BACA :  Kuasa Hukum Yakin Tata Sopandi Bukan Pelaku Utama Kasus Tunjangan Daerah Pandeglang

Untuk mempertanggung jawabkan pelaku terpaksa di tahan di Polres Cilegon karena terjerat dengan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. 

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler