Connect with us

METROPOLITAN

Pemkab Desak BPOM Geledah Pusat Jajanan Takjil di Pandeglang, Khawatir Mengandung Zat Kimia

Published

on

Sekda Pandeglang Fery Hasanudin. (Dok.BantenHits).

Pandeglang- Sekretaris Daerah Pery Hasanudin mengaku khawatir maraknya peredaran takjil dan menu berbuka puasa lainnya selama bulan Ramadhan di Kabupaten Pandeglang luput dari pengawasan Balai Obat dan Makanan atau BPOM.

Paslanya, takjil dan menu makanan buka puasa lainnya dikhawatirkan mengandung zat kimia yang dapat merusak kesahtan tubuh. Oleh karenanya, dia berahrap agar BPOM melakukan pemeriksaan di pusat jajanan Takjil yang ada di Alun-alun Pandeglang.

“Tugas pemerintah, seperti kemarin melakukan sidak di pasar. Tapi, saya juga ingin agar BPOM ada sidak lagi untuk makanan cemilan yang ada di alun-alun,”kata Pery, Sabtu 10 Mei 2019.

Menurutnya hal tersebut bertujuan agar masyarakat yang membeli takjil bisa terjamin, tanpa memiliki rasa kekhawatiran. Selain itu lanjut dia, supaya masyarakat yang menjalankan ibadah puasa bisa khusyuk.

BACA :  Ponpes Al Mubarok Milad ke-22, Wali Kota Serang Ungkap Peran Pesantren dalam Peningkatan SDM

“Masyarakat pasti kan di bulan puasa ini penuh barokah. Penuh rahmat, jadi biar mereka menjalankan ibadah dan saat berbuka kesehatannya tetap terjaga dengan makanan yang di jual itu,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler