Connect with us

METROPOLITAN

Berikan SK CPNS Bidan PTT, Bupati Tatu: Bantu Tekan AKI dan AKB

Published

on

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah ketika memberikan SK CPNS kepada salah satu bidan PTT. (Nurmansyah/BantenHits).

Serang- Sebanyak 14 Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pendopo Kabupaten Serang, Selasa, 14 Mei 2019. Penyerahan dilakukan langsung Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Dalam penyerahannya, Tatu meminta untuk bidan PTT bisa mengisi desa yang belum memiliki bidan bahkan mampu menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

“Karena kejadian AKI dan AKB disebabkan ibu yang belum paham untuk kesehatan dan peran Bidan Desa sangat dibutuhkan,”kata Tatu usai memberikan SK.

“Semoga ini juga solusi untuk Desa yang belum ada bidannya,”sambungnya.

Tatu menerangkan ke 14 bidan PTT yang baru mendapatkan SK ini sempat terhambat karena terbentur batas usia yang dikeluarkan pemerintah pusat diatas 35 tahun.

“Akhirnya kita usulkan lagi karena ada yang usianya 40  tahun dan alhamdulillah direspon kementrian untuk diterima menjadi CPNS,”terangnya.

Diketahui, pada tahun 2017 lalu, sebanyak 204 orang bidan PTT Kemenkes juga diangkat menjadi CPNS Pemkab Serang hal itu berdasarkan keputusan Menpan RB .

“Sudah lumayan banyak yah bidan PTT yang diangkat menjadi CPNS.  Nanti ada juga yang akan Kita bantu  dari dana APBD yang saat ini masih dikaji,”imbuhnya.

Baca Juga: Bidan Pindah Tugas Setelah Kantongi SK CPNS, Iti: Haram Hukumnya

Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Asep Saefudin mengatakan, sebagian besar Bidan PTT yang diangkat merupakan yang sudah lama mengabdi dan  untuk menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan. Seperti, Bidan yang ditugaskan di Desa terpencil dalam memberikan pelayanan agar kuratif, promotif, preventif dan rehabilitatif.

“Pengangkatan CPNS program Bidan PTT kemenkes tahun 2019 juga merupakan upaya pemenuhan tenaga kesehatan strategis di Desa terpencil,”katanya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending