Connect with us

METROPOLITAN

Korupsi Tunda Guru, Empat ASN di Pandeglang  Dipecat Tidak Hormat

Published

on

Kepala BKD Kabupaten Pandeglang Ali Fahmi Sumanta. (Engkos Kosasih/BantenHits).

Pandeglang- Sebanyak empat Aparatur Sipil Negara atau ASN di lingkungan pemerintah Kabupaten Pandeglang diberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. Keempatnya diketahui terlibat korupsi kasus kasus Tunjangan Daerah (Tunda) Guru di Dindikbud Pandeglang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengatakan saat ini keempat ASN itu telah berstatus terdakwa dan tengah menjalani proses tahanan di Rutan Klas IIB Pandeglang.

Selain itu, masih ada 8 ASN di lingkungan Pemkab Pandeglang mendapat sanksi PDTH oleh BKN. Namun, 8 ASN ini sedang diperjuangkan oleh Pemkab Pandeglang.

Fahmi menegaskan kasus korupsi yang melibatkan ke-8 ASN itu sudah berjalan lama, rata-rata tersangka merupakan kasus korupsi di tahun 2013 dengan kasus atau perkara yang berbeda-beda.

“Kalau diberhentikan tidak dengan hormat tidak menerima gajih. Tapi yang 8 itu sedang berupaya untuk memohon pertimbangan (BKN) itupun hanya memohon, tetapi nanti kepada hasilnya. Kalaupun nanti tidak bisa diterima kita tetap laksanalan aturan,”kata Ali Fahmi Sumanta dikantornya, Selasa, 14 Mei 2019.

Kendati demikian, Fahmi enggan menyebutkan identitas ke-8 ASN yang terlibat kasus korupsi tersebut, karena menurutnya hal itu sebuah privasi. Selain itu jabatan terakhir yang diemban oleh empat ASN itu belum diketahui olehnya, dengan alasan pengurusan surat pemberhentian belum selesai, sehingga tidak bisa disampaikan saat ini kepada publik.

“Kalau untuk jabatannya saya juga sudah lupa lagi itu, nanti aja kalau sudah clear, kalau sekarang kan (Empat ASN) masih di proses di bagian hukum, untuk tahapannya sudah tinggal sama ibu bupati, kan limit waktunya kan tanggal 30 April kemarin, hanya saja secara rinci dan jelasnya saya belum bisa menyampaikan,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending