Connect with us

METROPOLITAN

Keluarga Sebut Pria yang Ditemukan Tergantung di Jendela Rumah Anaknya Frustasi, Polisi Tetap Lakukan Autopsi

Published

on

Pria yang gantung diri di Perumahan Bumi Indah Permai diautopsi

Jenazah Budi Taher (55), pria yang gantung diri di Perumahan Bumi Indah Permai dievakuasi ke Rumah Sakit Drajat Prawiranegara untuk diautopsi. (BantenHits.com/Mahyadi)

Serang – Budi Taher (55) dilaporkan gantung diri di jendela rumah anaknya di Perumahan Bumi Indah Permai (BIP) Blok C8 No 18, RT 08/19, Perumahan Bumi Indah Permai, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang Rabu malam, 15 Mei 2019 sekitar pukul 21.30 WIB.

BACA JUGA: Berkunjung ke Rumah Anaknya, Pria Ini Bikin Geger karena Ditemukan Tewas Tergantung di Jendela

Diduga, Budi nekat mengahiri hidupnya dengan cara gantung diri di depan jendela rumah dengan mengunakan hordeng. Kejadian tersebut pertama kali ditemukan oleh menantunya usai pulang bekerja sekitar jam 21.300 WIB.

Dari hasil pemeriksaan dan pemeriksaan di lokasi, petugas mendapatkan informasi pelaku bunuh diri mengalami frustasi karena stroke selama tiga tahun. Penyakit ini mengakibatkan separuh badanya tidak bergerak.

“Informasi dari pada keluarga bahasanya yang bersangkutan mengalami stroke setengah badannya tidak berfungsi,” ujar Wakapolres Serang Kota Kompol Muhammad Andra Wardana kepada awak meia di lokasi.

Kini jenazah korban dibawa ke Rmah Sakit Drajat Prawiranagara untuk dilakukan autopsi luar guna mencari dan memastikan penyebab kematian yang bersangkutan.

“Kita tadi coba ke pihak keluarga memberikan pengertian, sehingga kita bisa membawa korban untuk kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan memastikan korban gantung diri dan tidak terindikasi hal lain,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending