Connect with us

Pemilu

Pastikan Ikut Aksi 22 Mei, Doa Anak Aktivis 411 yang Wafat saat Bela Islam Bikin Merinding

Published

on

Anak peserta aksi Bela Islam

Gilang Prabujunta (bersorban hijau) berfoto seusai mengikuti kegiatan. Gilang merupakan anak Ustaz Share, aktivis Bela Islam yang meninggal saat aksi 4 November 2016.(Istimewa)

Tangerang – Nama Gilang Prabujunta di kalangan aktivis Bela Islam di Tangerang sudah tak asing. Maklum, pria yang tinggal di Perumahan Binong Permai, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang ini merupakan anak Ustaz Syahrie, peserta Aksi Bela Islam yang meninggal dunia saat mengikuti aksi 4 November 2016 lalu.

Sejak ayahnya wafat, Gilang dan seluruh keluarga tak pernah absen mengikuti rangkaian aksi Bela Islam, hingga terakhir saat mengikuti Reuni Akbar 212, 2 Desember 2018 lalu.

BACA JUGA: Anak Peserta Aksi Bela Islam yang Meninggal Serukan Kibarkan Jutaan Bendera Tauhid dan Merah Putih di Reuni Akbar 212

BACA :  Korban Aksi 22 Mei Alami Penyiksaan hingga Salah Tangkap

Menjelang aksi 22 Mei, Gilang memastikan dirinya dan keluarganya yang lain akan mengikuti aksi tersebut. Kehadirannya di dalam aksi yang dipastikan akan berjalan super damai itu, kata Gilang, merupakan bentuk sumbangsih untuk pemimpin Indonesia.

“Insya Allah kami sekeluarga hadir untuk ikut serta aksi damai ini sebagai sumbangsih doa untuk pemimpin kita kelak,” ungkap Gilang melalui pesan WhatsApp kepada BantenHits.com, Senin, 20 Mei 2019.

Gilang berharap, 22 Mei 2019 yang sesuai jadwal merupakan waktu diumumkannya hasil Pemilu 2019 oleh KPU RI, bisa membawa perubahan yang lebih baik bagi Indonesia.

“(Semoga) Allah kirimkan pemimpin yang jujur adil serta mengemban amanah serta keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.

BACA :  Serang Prabowo soal Kepemilikan Lahan, Jokowi : Apanya yang Melanggar?

Aksi Bentuk Kedaulatan Rakyat

Gilang meyakini, seluruh peserta Aksi 22 Mei memiliki komitmen yang sama untuk menjaga aksi berjalan damai seperti aksi Bela Islam sebelumnya. Menurutnya, aksi itu pun merupakan kedaulatan rakyat.

“Mereka pun anak bangsa yang mempunyai hak yang sama niat yang sama yaitu hadirnya ingin memberikan doa serta dukungan kepada negara ini,” terangnya.

Gilang juga mengirimkan potongan doa yang dikhususkan untuk peserta aksi 22 Mei. Berikut petikan doanya:

Yaa Allah yaa Rabbana, Engkau yang menggenggam segala urusan. Satukan kami dalam taat kepada Engkau taat kepada kekasihmu Rasulullah. Jauhkan kami dari perpecahan, kerusuhan dan permusuhan.

Serta jadikankanlah bangsa negeri kami baldatun toyyibatun warobbun gofur, (pemimpinnya) sayang kepada rakyatnya, tidak berkhianat kepada bangsanya. Dan Adil serta menjaga keutuhan bangsanya.

Editor:Darussalam Jagad Syahdana

BACA :  Bilboard Gratisan Jokowi-Ma'ruf di Pandeglang Ditertibkan Bawaslu



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler