Connect with us

Pemilu

Viral Video Warga Pandeglang Diduga Tewas dalam Kerusuhan di Jakarta

Published

on

Pria diduga korban kerusuhan di Jakarta tengah mendapatkan pertolongan medis. Video soal korban beredar viral di media sosial

Pria diduga korban kerusuhan di Jakarta tengah mendapatkan pertolongan medis. Video soal korban beredar viral di media sosial. (Tangkap layar WhatsApp)

Serang – Bentrok massa pengunjuk rasa yang menolak hasil Pemilu 2019 pecah, Rabu dini hari, 22 Mei 2019. Kerusuhan bahkan meluas ke sejumlah lokasi di Jakarta.

Beberapa saat setelah bentrokan, beredar viral foto pria tewas diduga korban bentrokan melalui media sosial, seperti WhatsApp, maupun Facebook.

Korban diduga korban bentrokan tersebut bernama Abdul Aziz warga Kampung Rocek Barat, RT12/04, Desa Rocek, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang.

Pantauan BantenHits.com, dalam akun media sosial seperti yang diposting akun bernama Duryati Elbaihaqi yang memosting foto terduga korban.

Duryati menuliskan, “inalilahi wainailaihi rojiun TEILAH SYAHID LASKAR FPI PANDEGLANG ABDUL AZIZ DITEMBAK BRIMOB ***** DI MARKAS FPI PETAMBURAN, YA ALLAH TEMPATKANLAH DI SURGA FIRDAUSMU DAN Bl NASAKANLAH PEMBUNUHNYA,”

Tak lama setelah diposting, postingan tersebut telah dibagikan sebanyak 10 kali. Akun Duryati pun langsung diibanjiri komentar netizen.

Hingga berita ini dipublish, BantenHits.com masih mengupayakan konfirmasi dari FPI Banten, termasuk menelusuri alamat yang tertera dalam KTP dalam foto viral tersebut.

Sebelumnya, dilansir suara.com–jaringan BantenHits.com–kericuhan pasca-aksi menolak hasil rekapitulasi suara KPU semakin meluas.

Kerusuhan bermula di depan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jalan Thamrin. Massa perusuh terus menantang polisi hingga lari ke Jalan Wahid Hasyim.

Polisi terus memukul mundur, namun massa aksi tak kunjung membubarkan diri. Bahkan massa aksi terpantau semakin bertambah.

Sekitar pukul 02.00 WIB, terjadi juga kerusuhan di Jalan Sabang. Kepolisian juga masih menangani kerusuhan di lokasi tersebut. Massa juga bentrok dengan aparat kepolisian di situ.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

2 Comments

2 Comments

  1. Aya Aya Waek

    22/05/2019 at 13:02

    Salah kaprah, itu bukan mati syahid. tapi mati konyol. Mati karena belain prabowo ko syahid.

  2. Jesahsir

    23/05/2019 at 19:13

    Pemikiran orang bodoh. Jihad demi membela kekalahan. Mana ada SYAHID demi memperjuangkan Nafsu nya Prabowo & Amin Rais ???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 + eight =

Trending