Connect with us

Rubrik Unggulan

Wisatawan Ini Ungkap Sensasi Foto bareng ‘Kuntilanak’ di Pulau yang Pernah Disapu Tsunami

Published

on

Pengunjung Pantai Batu Hideung, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, berfoto bersama ‘kuntilanak’ yang sengaja disediakan pengelola pantai. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Penghujung 2018 merupakan massa kelam buat masyarakat Banten, terutama yang tinggal di pesisir Kabupaten Pandeglang dan Serang. Tsunami merenggut ratusan nyawa dan menghancurkan bangunan di kawasan itu.

Enam bulan pasca-tsunami, masyarakat pesisir mencoba membangun kembali kehidupan mereka. Bersama pemerintah setempat mereka kembali menghidupkan kembali objek wisata yang sempat mati.

Upaya kolektif-kolaboratif warga dan pemangku kepentingan mulai membuahkan hasil. Objek wisata pantai di Kabupaten Pandeglang mulai ramai dikunjungi lagi. Terutama saat liburan Lebaran 2019 ini. Salah satu pantai yang jadi primadona adalah Pantai Batu Hideung.

Terletak di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, persisnya berada di sebelah barat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung ini disebut memiliki sensasi yang berbeda, khsusnya bagi mereka yang hobi berfoto.

Sensasi Menyeramkan

Sensasi beda yang ditawarkan bagi wisatawan di Pantai Batu Hideung tergolong tak lazim. Pasalnya, pengunjung diajak berfoto dengan objek yang menyeramkan, yakni kuntilanak.

Kuntilanak sengaja disediakan pihak pengelola untuk menarik wisatawan berkunjung ke Pantai Batu Hideung. Meski terlihat menyeramkan, namun banyak yang ingin berfoto dengan sosok itu. Tentunya, kuntilanak yang dimaksud hanyalah rekaan alias bohong-bohongan.

Setyawan, salah seorang pengunjung Pantai Batu Hideung awalnya mengaku kaget melihat sosok ‘Kuntilanak’ di pantai itu. Akan tetapi, setelah tahu sosok rekaan itu hanya magnet untuk menambah sensasi berfoto, akhirnya Setiawan juga bersama rekan-rekannya ikut berfoto.

“Hahaha…Lucu, tadinya saya kaget, eh malah banyak yang ikut berfoto,” kata Setyawan kepada wartawan BantenHits.com Engkos Kosasih, Minggu, 9 Juni 2019.

Menurut Setyawan, untuk bisa berfoto dengan ‘kuntilanak’ itu dirinya hanya mengeluarkan uang Rp 5 ribu. Terkadang ada juga pengunjung yang membayar di bawah itu, karena ‘kuntilanak’ itu tidak mematok harga.

“Kalau ngasih seikhlasnya aja, karena enggak ngasih harga. Bagus hasil fotonya,” tandasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending