Connect with us

METROPOLITAN

153 Warga Pandeglang Terjangkit DBD, DPRD Soroti Kinerja Dinkes 

Published

on

Ketua DPRD Pandeglang Gunawan. (FOTO: Dok.Banten Hits)

Pandeglang- Sebanyak 153 warga Kabupaten Pandeglang dilaporkan telah terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD. Jumlah tersebut merupakan hasil akumulatif dan perhitungan DPRD Kota Badak perioden Januari hingga Juni 2019.

Berdasarkan data rekapitulasi Laporan Kasus DBD perbulan 2019 di Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, pada bulan Januari pasca Tsunami Selat Sunda lalu, terdapat 34 Kasus, sementara pada Februari 51 Kasus, Maret 22 Kasus, April 21 Kasus, Mei 20 Kasus dan Juni 5 Kasus.

Ketua DPRD Pandeglang, Gunawan mengaku sudah beberapa kali mendapat laporan dari masyarakat di beberapa Kecamatan bahwa banyak yang terkena DBD. Oleh karenanya, dia meminta agat Dinas Kesehatan melakukan penanganan dan membasmi jentik nyamuk yang mengakibatkan DBD tersebut.

“Seharusnya, Dinkes melihat cuaca yang terjadi saat ini, artinya jika cuaca itu bakal menyebabkan tumbuhnya jentik nyamuk yang mengakibatkan DBD, harus langsung mengatisipasinya. Jangan malah tak ada upaya apapun dan harus menunggu korban berjatuhan terlebih dahulu,” katanya, Selasa, 11 Juni 2019.

Sementara Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pandeglang, Dr Kodiat Juarsa mengatakan tindakan pencegahan penyakit deman berdarah yang  dilakukan oleh Dinkes Pandeglang diantaranya dengan melakukan fogging. Akan tetapi, upaya tersebut dilakukan ketika adanya laporan dari pihak Puskesmas saat ada warga yang terjangkit.

“Kami hanya menerima laporan dari Puskesmas, kalau langsung ke kita ya tidak bakal di fogging,” kilahnya.

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending