Connect with us

METROPOLITAN

Dapat Kucuran Dana Rp 1,54 Miliar dari Kemendes, Pemkab Lebak Segera Rilis Angkot Jurusan Aweh-Kaduagung

Published

on

Kepala Dishub Kabupaten Lebak Sumardi ketika memberikan keterangan pers. (FOTO: Orbitbanten.co.id).

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak kembali mendapatkan suntikan dana dari pemerintah pusat. Kali ini kucuran dana sebesar Rp 1,54 miliar ini berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.

DAK Afirmasi yang didapat Pemkab Lebak sendiri diperuntukan untuk pengadaan enam unit moda transportasi di wilayah Kabupaten Lebak.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak Sumardi menjelaskan anggaran DAK afirmasi merupakan anggaran tambahan DAK yang dialokasikan khusus kepada daerah termasuk dalam kategori daerah perbatasan, kepulauan, tertinggal dan transmigrasi. Bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar.

“Adapun DAK diterima Pemkab untuk menunjang transportasi di desa-desa atau kecamatan belum ada moda transportasinya. Padahal disitu banyak anak sekolah, ada sarana kesehatan maka Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi memandang perlu mengalokasikan DAK untuk pengadaan moda transportasi,”kata Sumardi kepada awak media, Rabu, 12 Juni 2019.

Sumardi membeberkan keenam kendaraan yang akan segera di rilis yakni jenis kendaraan angkot sebanyak empat unit dengan tujuan mengisi trayek Terminal Aweh ke- Terminal Kaduagung dan dua unit elf untuk di Kecamatan Sobang dan Cigemblong

“Empat angkot akan mengisi trayek Terminal Aweh ke- Terminal Kaduagung, melalui jalan Maulana Yusuf, Maulana Hasanudin dan jalan Ahmad Yani. Jadi insya Allah masyarakat sekitar Kecamatan Kalanganyar ini dalam waktu dekat dihadirkan moda transportasi empat unit,”bebernya.

“Sedangkan sebanyak dua unit lagi dalam bentuk modal transportasi jenis PS atau elf untuk desa-desa gak ada angkutan, diantaranya satu desa di Kecamatan Sobang dan satu lagi di Kecamatan Cigemblong,”sambungnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending