Connect with us

METROPOLITAN

Tujuh Kepala OPD di Pandeglang Kompak Pensiun di Tahun 2019, BKD Gelar Open Biding

Published

on

Kepala BKD Kabupaten Pandeglang Ali Fahmi. (Dok.BantenHits).

Pandeglang- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pandeglang menyebutkan di tahun 2019 terdapat tujuh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang pensiun. Hal tersebut menyebabkan kursi pimpunan akan dijabat pelaksana tugas (Plt).

Kabid Formasi Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang, Abdurahman mengatakan ketujuh pejabat yang pensiun tersebut terdiri dari enam Batas Usia Pensiun (BUP) dan satu Atas Permintaan Sendiri (APS).

Mereka masing-masing Sukran (Kepala Dinas Tenaga Kerja), Cecep Juanda (Kepala Dispora), Tatang Efendi (Kepala Kesbangpol), Tubagus Saprudin (Kepala Disdukcapil), Tata Nanzar Riadi (Staf Ahli Bupati), Firman Abdul Kadir (Kepala Dinkop dan UMKM) serta Salman Sunardi (Kepala Dindikbud) yang pensiun APS.

BACA :  Kejati Banten Tetapkan Kepala Cabang BJB Tangerang Tersangka Kredit Fiktif Rp 8,7 M

“Tahun ini ada tujuh pejabat eselon II yang pensiun, terdiri dari enam BUP dan satu APS. Beberapa sudah kosong dan sebagian masih menunggu BUP. Kita akan mempersiapkan open bidding (lelang jabatan-Red) untuk mengisi kekosongan tersebut. Bahkan di kita juga ada beberapa jabatan yang kosong,” kata Abdurahman, Jumat, 14 Juni 2019.

Sementara Kepala BKD Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mangaku pada tahun ini BKD tengah fokus untuk melakukan pengisian jabatan yang kosong di sejumlah OPD.

“Saat ini kita sedang fokus untuk pengisian (jabatan, red), termasuk untuk eselon II-nya yang pensiun sebanyak tujuh orang. Eselon II yang pensiun itu bervariasi ada yang di bulan Februari, Mei dan terakhir Desember,” kata Ali.

BACA :  Dua Minggu Tak Ngantor, Kepala DLHK Banten Husni Hasan Meninggal Dunia

Terhadap jabatan eselon II yang kosong, sambung dia, tahun ini akan dilakukan open bidding. Nanti mekanisme pengisiannya yakni akan diisi oleh mereka yang lulus mengikuti open bidding di OPD dengan jabatan eselon II yang sudah ditinggalkan. Kekosongan jabatan paling banyak terjadi untuk eselon IV.

“Kalau sekarang sedang penyusunan dengan Pak Sekda (Pery Hasanudin, red) dan Baperjakat. Nanti hasilnya akan disampaikan kepada bupati dan Insya Allah tidak lama lagi hasilnya akan ada,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler