Connect with us

METROPOLITAN

Jumlah Warga Binaan di Banten Tembus 11.445 Orang, Overload 123 Persen

Published

on

Kepala Kanwil Kemenkumham Banten Imam Suyudi ketika memberikan keterangan pers. (Nurmansyah/BantenHits).

Serang-  Kementerian Hukum dan HAM atau Kemenkumham Provinsi Banten mencatat hingga Juni 2019 jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Tanah Jawara telah mencapai angka 11.445 orang. Jumlah tersebut tentunya tak sebanding dengan kapasitas rutan di masing-masing daerah yang hanya mencapai 5.137 orang.

Dari data yang diterima BantenHits, jumlah WBP paling banyak berada di Lapas kelas I Tangerang yang mencapai 2.781 WBP sedangkan kapasitas lapas hanya untuk 600 orang. 

Kepala Kantor Kemenkumham Banten Imam Suyudi mengatakan jumlah 11.445 WBP tersebut merupakan jumlah akumulatif dari 11 rumah tahanan (rutan) dan Lapas yang tersebar di Provinsi Banten. Artinya jika dibandingkan dengan jumlah kapasitas seluruh rutan dan lapas di Banten yang hanya mencapai 5.137 orang jumlah WBP di Banten overload 123 persen.

Untuk mengantisipasi overloadnya jumlah WBP sambung, Iman, pihaknya telah melakukan beberapa tahapan mulai dari distribusi warga binaan, hingga pemberian remisi yang dipercepat.

“Pertama, distribusi warga binaan, sampai bulan sekarang distribusi kami sudah hampir 900 lebih ke tempat lingkungan kami, dan yang keluar ada 30 lebih,” kata Imam setelah Cofee Morning di Kantor Kanwil Kemenkumham Banten, kepada wartawan Senin 17 Juni 2019.

Langkah kedua, lanjut Imam, pihaknya telah melakukan upaya peningkatan kegiatan terhadap warga binaan di seluruh Rutan/ Lapas di Banten, sebab menurutnya, meski kapasitas tersebut overload, pihaknya harus tetap memberikan pembinaan.

“Yang ketiga, kegiatan dalam rangka proses integrasi, supaya remisi dipercepat, melalui kegiatan remisi, agar proses reintegrasi sosial cepat terlaksana,” jelasnya.

Ia menegaskan, selain ketiga langkah tersebut, pihaknya juga telah melakukan upaya penjagaan kesehatan terhadap warga binaan di seluruh Rutan/ Lapas di Wilayah Banten.

“Terkahir, menjaga keamanan agar situasi lapas tetap aman, komunikasi antara warga binaan dengan petugas dan seluruh warga yang bersangkutan harus tetap terjaga,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending