Connect with us

METROPOLITAN

Hadapi Job Fair, Pembuat SKCK di Kota Cilegon Meningkat 300 Persen

Published

on

Puluhan Warga ketika mengantre saat mengikuti proses pembuatan SKCK di Polres Cilegon. (Iyus Lesmana/BantenHits).

Cilegon- Polres Kota Cilegon mencatat terjadi kenaikan angka pemohon pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK usai libur lebaran 2019. Tak tanggung-tanggung kenaikan mencapai 300 persen dibandingkan dengan hari biasanya, Kamis, 20 Juni 2019.

Pantauan Bantenhits.com ratusan warga Kota Cilegon sejak pagi hingga siang ini terus memadati lorong-lorong ruangan menuju loket pembuatan SKCK di Polres Cilegon yang berada di lantai dua. Selain di loket pendaftaran SKCK kondisi serupa pun terjadi di unit Satreskrim yang berada di lantai satu Polres Cilegon pasalnya para pemohon harus antri bergantian untuk melakukan proses pengambilan sidik jari.

Ipan salah seorang pemohon mengatakan bahwa, ia terpaksa harus rela antri hingga satu jam dengan para pemohon lainnya demi mendapatkan SKCK karena merupakan salah satu syarat untuk melamar kerja di perusahaan.

“Sebentar lagi mau ada job fair, salah satu persyaratan untuk melamar kerja di job fair itu adalah SKCK kalau tidak punya SKCK ya tidak bisa melamar pekerjaan. Tadi nunggu sampai 1 jam baru selesai,”ujarnya.

Sementara Kasat Intel Polres Cilegon AKP Awab mengungkapkan pasca lebaran jumlah pemohon SKCK di Polres Cilegon mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingan dengan hari bisanya. Rata-rata para pemohon membuat SKCK untuk keperluan mencari kerja.

“Selain untuk kerja memang ada yang buat untuk keperluan kuliah, tapi paling banyak buat cari kerja. Pelayanan SKCK di buka pada pukul 08:00 WIB kita targetkan sampai selesai ketentuannya memang sampai jam 15:00 WIB tapi akhirnya kita selesaikan kadang sampai magrib baru selesai,”kata Awab.

Ia mengaku untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan yang terus bertambah, pihaknya sudah menyediakan logistik sebanyak 60 ribu lebih blangko SKCK yang akan digunakan sampai akhir tahun 2019.

“Rata-rata yang buat baru lulus sekolah . Kalau hari biasanya yang buat SKCK 30 sampai 40 orang namun saat ini bisa mencapai 200 hingga 300 orang perharinya. Peningkatan terjadi tidak hanya di Polres di Polsek-polsek pun terjadi peningkatan,”tandasnya. 

Editor: Fariz Abdullah

Trending