Connect with us

METROPOLITAN

Program BPNT Resmi Dilaunching, Dinsos Catat Ada 106.230 Penerima di Lebak  

Published

on

Kepala Dinsos Lebak Eka Darmana Putra ketika memberikan keterangan pers usai menghadiri launching BPNT. (Istimewa).

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak resmi melaunching program Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT, di Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis, 20 Juni 2019. Launching sendiri langsung dilaksanakan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak Eka Darmana Putra mengatakan launching sendiri dilaksanakan sebagai tanda bahwa program BPNT di Kabupaten Lebak secara resmi mulai berjalan di 28 Kecamatan di Kabupaten Lebak.

Berdasarkan data Kementerian Sosial (Kemensos), sambung Eka terdapat 106.230 penerima di Kabupaten Lebak dengan total 351 agen yang tersebar di 345 desa/kelurahan yang tersebar di Kabupaten Lebak.

“Jadi setiap penerima akan mendapatkan bantuan Rp. 110 ribu dalam sebuah kartu yang bekerjasama dengan Bank BRI,  nah uang itu tidak bisa diambil cash, melainkan hanya bisa diambil berupa barang yang ditukar ke agen baik beras ataupun telur,”kata Eka kepada awak media.

Eka menjelaskan jika bantuan Rp. 110 ribu yang terdapat dalam kartu tersebut tidak diambil selama 30 hari. Maka bantuan itu dinyatakan hangus dan akan dikembalikan ke kas negara.

“Kalau tidak di gesek selama 30 hari kembali ke kas negara, dianggapnya hangus dan tidak ada penerima manfaatnya. Jadi selama 30 hari itu masa topup kartu, jadi kalau sudah dapat kartu baiknya langsung di gesek saja,”jelasnya.

Acuan penerima BPNT ini, jelas Eka, mengacu ke data ke data kemiskinan di Basis Data Terpadu (BDT), Penerima bantuan PKH, penerima Bansos Rastra yang ada di BPS yang kemdian seluruhnya di buat Surat Keterangan (SK) oleh kemensos.

“Selanjutnya Bank BRI mencetak kartu, dan membentuk agen-agennya kemudian BRI juga menyalurkan bantuannya,”terangnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending