Connect with us

Pemilu

Komentari Sidang Sengketa Pilpres 2019, Aktivis 98 Ini Sebut Pemilu Kentut

Published

on

Ketua DPD Gerindra Provinsi Banten yang juga Aktivis 98 Desmon J Mahesa menyebut kecurangan dalam Pilpres 2019 seperti kentut. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Dugaan kecurangan dan tak netralnya aparat terungkap dalam persidangan sengketa Pilpres 2019. Meski dugaan kecurangan bisa sangat kuat dirasakan, namun hal tersebut tak mudah dibuktikan.

Terkait kondisi tersebut, aktivis 98 yang kini menjabat Ketua DPD Gerindra Banten Desmond Junaidi Mahesa mengibaratkan dengan kentut.

“Politik hari ini sama dengan kentut baunya ada wujudnya tidak ada,” kata Desmon kepada awak media usai acara halal bihalal di kantor Gerindra Banten, Jalan Raya Serang-Pandeglang, Kelurahan Tembong, Kota Serang, Sabtu 22 Juni 2019.

“Di (persidangan) MK sangat jelas kecurangan ada tapi susah dibuktikan. Ini kan politik kentut tapi kita merasakan baunya,” paparnya.

Penyelenggara yang seharusnya netral tidak memihak ke mana pun, lanjut Desmon, justru malah memiliki kecenderungan condong ke salah satu calon.

“Kebanyakan Panwas tidak adil, KPU condong berpihak. Orang yang harusnya netral, tidak netral. Makanya yang paling tepat kalimatnya politik kentut atau pemilu hari ini pemilu kentut,” tegasnya.

“Persidangan MK membuktikan itu gituloh,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

Trending