Connect with us

BERITA KANDIDAT

Ogah Khianati Warga Pandeglang yang Pernah Marah Helikopter Prabowo Dilarang Mendarat, Gerindra Tak Akan Dukung Irna Narulita

Published

on

Ketua DPD Gerindra Provinsi Banten yang juga Aktivis 98 Desmon J Mahesa menegaskan Partai Gerindra tak akan mendukung Irna Narulita pada Pilkada Pandeglang 2020. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Bupati Pandeglang Irna Narulita sempat menjadi sasaran kekecewaan warga menyusul kebijakannya melarang helikopter Prabowo Subianto mendarat di Alun-alun Pandeglang. Seorang ulama kharismatik di Pandeglang sempat marah.

BACA JUGA: Helikopter Prabowo Tak Diizinkan Mendarat di Alun-alun Pandeglang, Ulama Kharismatik Sebut Kebijakan Bupati Gila

Besarnya simpati warga Pandeglang terhadap Prabowo Subianto membuat DPD Partai Gerindra secara tegas menyatakan tak akan mendukung Irna Narulita pada Pilkada Pandeglang 2020.

Hal tersebut ditegaskan Ketua DPD Partai Gerindra Banten Desmond Junaidi Mahesa seusai halal bihalal di Gedung Graha Mahesa, Jalan Serang-Pandeglang, Kelurahan Tembong, Kota Serang, Sabtu, 22 Juni 2019.

“(Pilkada) Pandeglang kami jelas-jelas tidak akan mendukung (Irna Narulita). Kami tidak mungkin meninggalkan bentuk dukungan (dan) harapan masyarakat pada saat pertarungan pilpres kemarin,” kata Desmond.

Desmond menegaskan, proses dukung mendukung pada pemilihan presiden 2019 akan jadi catatan penting calon yang akan diusung oleh partai berlambang burung Garuda tersebut.

“Ini catatan, kalau kami meninggalkan dukungan (masyarakat) berarti kami tidak tau diri. Catatan ini keberpihakan kami siapa yang kami dukung ke depan,” paparnya.

BACA JUGA: Irna-Tanto Mulai Ditinggalkan Loyalisnya

Saat disinggung apakah koalisi parpol pada Pilpres 2019 antara Gerindra, PAN dan PKS, akan berlanjut ke pilkada serentak 2020 di daerah, Desmond menyebutkan hal tersebut bisa saja terjadi atau tidak.

“Karena dasarnya itu cuma catatan yang kami sampaikan. Karea sekarang tidak ada koalisi yang abadi, hanya kepentingan abadi. Nah dalam konteks kepentingan yang abadi inilah kami harus membagi, jangan sampai kami memaksakan diri berkoalisi dengan kepentingannya tapi kami harus memahami keinginan dan harapan dukungan kami. Itu catatan kami pimpinan partai,” pungkas Desmond.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending