Connect with us

Berita Pemda

Jalan Serdang-Keramatwatu Bergelombang dan Berdebu, Bupati Tatu Semprot Penambang Ilegal

Published

on

Jalan Lingkar Selatan Cilegon Berdebu

Jalan Lingkar Selatan Cilegon Berdebu. (Dok.BantenHits).

Serang- Bupati Kabupaten Serang Ratu Tatu Chasanah geram dengan kondisi ruas jalan Serdang-Keramatwatu yang bergelombang dan berdebu. Kekesalan adik mantan Gubernur Banten Rati Atut Chosiyah ini bukan tanpa alasan.

Pasalnya, Ia mengaku telah banyak menerim laporan masyarakat bahwa di ruas jalan yang berada dibawah naungan pemerintah pusat itu banyak material tanah berjatuhan dari mobil truk dari perusahaan tambang dan diduga mengakibatkan jalan bergelombang akibat volume kendaraan tidak sesuai dengan bobot jalan.

“Saya mendengar dan membaca banyak keluhan dan aspirasi, baik melalui media massa, media sosial maupun langsung ke whatsapp. Terkait kondisi Jalan Nasional Serdang-Kramatwatu. Kondisi jalan bergelombang dan berdebu,”kata Tatu melalui keterangan pers yang diterima BantenHits Minggu 23 Juni 2019.

Secara tegas, Tatu mengultimatum kepada penambang galian tanah dan batu agar segera membersihkan material tanah yang berceceran di Jalan Raya Serdang – Keramatwatu.

“Untuk penambang galian tanah dan batu, yang kendaraannya mengotori jalan, saya ultimatum, segera bersihkan jalan, jangan lagi kotori jalan yang mengakibatkan adanya debu. Kami akan tindak tegas, dan koordinasikan dengan para pihak untuk dievaluasi,”tandasnya.

Kata Tatu, jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat karena statusnya merupakan jalan Nasional. Tapi, ia menegaskan karena Jalan Serdang – Keramatwatu berada di wilayah Pemkab Serang  akan menyelesaikan permasalahan ini dengan mendorong ke pemerintah pusat agar cepet diselesaikan.

“Perlu diketahui, masalah yang ada berkaitan dengan pemerintah pusat karena statusnya jalan nasional, pemerintah provinsi karena perihal penambangan, dan berkaitan dengan kami Pemkab Serang yang punya wilayah. Butuh sinergi untuk menyelesaikan masalah secara tuntas,”jelasnya.

Langkah awal yang dilakukan Tatu saat ini meminta  Sekertaris Daerah atau Sekda Pemkab Serang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan Turun tangan menyelidiki penyebab banyaknya material tanah serta jalan bergelombang sehingga tidak membuat nyaman pengendara dan menjadi dugaan seringnya terjadi kecelakaan.

“Saya sudah minta Pak Sekda serta dinas terkait (Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang), untuk turun tangan, mengkoordinasikan, dan menyelesaikan masalah yang terjadi. Laporan awal, sebagian yang mengotori jalan dari aktivitas kendaraan pengangkut galian penambangan ilegal alias tidak berizin,”terangnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending