Connect with us

METROPOLITAN

36 Ambulans di Dinkes Pandeglang Nunggak Pajak, Dua Pejabatnya Kompak Berdalih Tidak Tahu

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Raden Dewi Setiani menyebut akan memeriksa kesehatan bocah yang disebut telah disunat jin. (Dok.BantenHits).

Pandeglang – Sebanyak 36 unit mobil ambulans milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang belum membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Selain 36 ambulans yang nunggak pajak, data yang di peroleh dari UPTD Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Banten wilayah Pandeglang masih ada kendaraan lainnya yang nunggak pajak, seperti 1 Sedan, 8 Jeep, 143 Minibus, 8 Microbus, 15 Light Truck, 35 Pick. Sementara itu, untuk roda 2 dan 3 tercatat sebanyak 961 unit.

Menanggapi hal itu, para pejabat di Dinkes Kabupaten Pandeglang kompak tidak tahu soal tunggakan pajak tersebut. Padahal, tunggakan itu terhitung sejak 1 Januari 2017 sampai 31 Juli 2019.

BACA :  Berbelanja Pakai Uang Palsu, Dua Pria di Tangerang Ditangkap Polisi

“Nanti saya cek dulu ya,”singkat Sekretaris Dinas Kesehatan Pandeglang, Mursidi, Senin, 24 Juni 2019.

Senada juga dikatakan Kepala Dinkes Pandeglang, Raden Dwi Setiani. Ia mengaku tidak tahu persoalan pajak tersebut. Kendati demikian dia menyebut anggaran untuk pajak PKB sudah dianggarkan.

“Ada anggaranya, nanti kami telusuri dulu,”tambahnya.

Sementara Kasubid Pemeberdayaan Barang Milik Daerah BPKD Pandeglang menegaskan kewajiban untuk membayar pajak PKB ada di masing-masing Organsisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Tanggung jawab pembayaran pajak ada di masing-masing SKPD, kalau kita ketika mereka mau memperpanjang SKPD itu biasanya konfirmasi dulu ke kita,” jelasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler