Connect with us

METROPOLITAN

Terkendala Perencanaan, 33 Paket di Pandeglang Belum Dilelangkan

Published

on

Ilustrasi Lelang Proyek

Ilustrasi/suaramerdeka.com (istimewa).

Pandeglang- Sekitar 33 Paket Lelang di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti DPKPP dan DPUPR Pandeglang belum dilelalngkan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Pandeglang. Padahal, saat ini sudah triwulan II.

Kepala ULP Pandeglang, Iim Jubaedi mengatakan dari total lelang sebanyak 115 yang didanai oleh APBD dan DAK, baru 82 paket pekerjaan yang dilelangkan. Sementara sisanya masih menunggu proses perencanaan di masing-masing OPD.

“Masih ada 33 paket yang belum dilelangkan, kendalanya di perencanaan masing-masing OPD, seperti DPKPP dan DPUPR. Tapi yang paling banyak di DPKPP,” kata Iim di kantornya, Rabu, 26 Juni 2019.

Oleh karena itu, untuk mengejar target sesuai arahan Bupati Pandeglang, dirinya melakukan jemput bola ke masing-masing OPD, agar proses perencananya segera di selesaikan.

BACA :  Nelayan Lebak Somasi Bupati Pandeglang Soal Izin Eksplorasi Minyak M3nergy Gamma

“Kita lakukan jemput bola, agar segera dilelangkan,” jelasnya.

Akan tetapi, proses lelang yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu). Belum bisa direalisasikan. Karena masih dalam proses tahapan input Sistem Informasi Rencana Umum (Sirup) oleh masing-masing SKPD.

“Bankeu belum yah, baru input sebagian. karena masih dalam proses tahapan input Sirup. Mungkin nanti inpit ke ULP, dari Dinas masing-masing atau OPD masing-masing,” tutupnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler