Connect with us

METROPOLITAN

BPBD Prediksi Kekeringan di Kabupaten Serang Terjadi Akhir Agustus

Published

on

Kekeringan Landa Cilegon

Warga lingkungan Cipala harus antre berjam-jam demi mendapatkan air akibat dilanda kekeringan. (Foto: Banten Hits/Iyus Lesmana)

Serang- Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Serang memprediksi kekeringan akan melanda wilayah yang terletak di ujung barat laut pulau Jawa ini terjadi pada akhir bulan Agustus 2019. 

Pasalnya, meski di beberapa daerah yang ada di Banten saat ini tengah ramai mengenai kekeringan, faktanya di Kabupaten Serang sendiri belum ada laporan mengenai warga yang mengeluh kekeringan.

“Sampai sejauh ini tidak ada laporan ya, tapi Kemarin ada laporan di Kampung Carenang, Kabupaten Serang bahwa kekeringan setelah kita cek assesment pendataan ke lokasi Ternyata gak kekeringan,”kata Dava Muhammad Iqbal salah satu Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kab. Serang saat ditemui di Kantor BPBD Kabupaten Serang, Jumat 5 Juli 2019.

BACA :  Terlilit Utang lalu Masuk Jeratan Investasi Online Trading Forex, Ini Motif Bendahara Desa Kadu Beureum Selewengkan DD Rp 570 Juta

Dava menerangkan, yang terjadi di Kampung carenang beberapa waktu lalu bukanlah kekeringan melainkan matinya mesin pompa air yang mengakibatkan tidak adanya ketersediaan air di wilayah tersebut.

“Setelah kita cek ternyata di sana itu masalahnya di mesin penyedot air bukan kekeringan tanggung jawabnya ada di PDAM, mungkin karena panik karena airnya keruh akhirnya menghubungi kita,”jelasnya.

Dava mengungkapkan berdasarkan informasi BMKG di Kabupatem Serang baru akan terjadi kekeringan pada akhir bulan Agustus 2019.

“kita juga sudah koordinasi sama BMKG diperkirakan akhir bulan depan (Agustus-red) beberapa daerah di kabupaten serang akan mengalami kekeringan, samapai saat ini belum ada laporan (Kekeringan),”terangnya.

Untuk diketahui data BPBD Kabupaten Serang dari Bulan Juni Hingga September 2018 tercatat 11 Kecamatan dengan 58 Desa Terdampak Kekeringan dengan pendistribusian air bersih mencapai 1.065.000 liter.

BACA :  Rumah Dilanda Banjir, Ribuan Warga Periuk Tangerang Mengungsi

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler