Connect with us

METROPOLITAN

Medsos Pelaku Pembunuh di BTN Mandala Diserbu Netizen, Ramai-ramai Sematkan Gelar “Pembunuh” dan “Jago Akting”

Published

on

Netizen ketika membanjiri kolom komentar pada status Facebook Cepi Cutok. (Tangkap Layar Facebook Cepi Cutok).

Lebak- AW (19) dan CP warga desa Hariang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak diamankan petugas kepolisian, Selasa, 9 Juli 2019. Keduanya diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap Endang Hidayat (39) warga desa Sindanglaya, Kecamatan Sobang.

Endang ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tusuk di BTN Mandala, desa Kaduagung Tengah, Kecamatan Cibadak. Saat ditemukan pria yang disebut-sebut pedagang bakso ini tengah bersama AW yang saat itu berpura-pura menjadi korban dengan kondisi kritis kaki dan tangan terikat agar mengelabuhi petugas kepolisian.

Baca Juga: Dua Warga Sobang Ditemukan Penuh Luka Bacok di BTN Mandala, Satu Dilaporkan Tewas

Akting AW gagal setelah petugas membekuk CP yang ternyata merupakan rekan AW. Keduanya diduga telah merencanakan pembunuhan terhadap Endang.

Meski telah diamankan di Mapolres Lebak, masyarakat Kabupaten Lebak terus bergemuruh mengungkapkan kekesalan terhadap dua pemuda yang gelap mata itu.

Akun medsos keduanya secara cepat diserang netizen. Ya, mereka ramai-ramai membanjiri kolom komentar pada status terakhir yang dituliskan oleh keduanya.

Baca Juga: Sempat Pura-pura Tersekap dan Kritis, Pemuda Ini Juga Disebut Pelaku Pembunuhan di BTN Mandala

Akun Facebook Angga Ex’o yang diketahui milik AW mendadak ramai. Status terakhir yang ia tuliskan mulai dibanjiri komentar netizen.

“Tunggu gua sukses yah guys,”tulis Angga pada 7 Juli 2019. 

Postingan tersebut langsung diserbu sejumlah netizen yang kesal terhadap AW.

“Drama yg luar biasa bro, layak masuk akting di tv sebagai aktor pembunuhan,”tulis akun Azka Pratama dalam kolom komentar.

Berbeda dengan akun facebook Angga Ex’o. Akun Cepi Cutok yang diketahui milik CP terlebih dahulu diserang netizen dengan berbagai kecaman.

Mereka ramai-ramai membanjiri kolom komentar pada status terakhir yang dituliskannya.

“Tanahabang rangkas bitung..

Rangkas bitung Tanahabang,”tulis Cepi dalam caption foto yang ia posting pada 7 Juli 2019.

Postingan yang memperlihatkan kondisi stasiun Rangkasbitung itu pun mendadak ramai diperbincangkan. Kolom komentar pun dipenuhi oleh netizen yang menyematkan gelar pembunuh.

“Pembunuh”tulis akun Nengg Marnah AP dalam kolom komentar.

“Parah luh matiin anak orang,”tulis akun Ikone Pratama.

“Iihh ini yg pmbunuh ya kezi bnget loh jdi orang,”tulis akun Machan Allbs.

Hingga berita ini tayang BantenHits masih mengupayakan konfirmasi dari pihak kepolisian mengenai motif pembunuhan.

Editor: Fariz Abdullah

Trending