Connect with us

METROPOLITAN

Tak Setuju Izin Trayek PO Murni Jaya Batal Dicabut, Bupati Irna: Merugikan Nama Baik Pemerintah Daerah

Published

on

Bupati Pandeglang Irna Narulita ngaku tak peduli tak didukung Partai Gerindra pada Pilkada Pandeglang 2020. Irna menegaskan dirinya pro Jokowi. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Bupati Pandeglang, Irna Narulita tidak sepakat dengan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) soal tidak bisa dicabutnya izin trayek PO Bus Murni Jaya karena alasan nasib karyawan.

Alasan Irna tidak sepakat dengan Kemenhub karena ia menilai manajemen perusahaan Bus Murni jaya buruk, sehingga akan berdampak pada kualitas pelayanan bagi masyarakat. Akibatnya, keselamatan penumpang seringkali diabaikan.

Baca Juga: Kemenhub Tegaskan Tak Mungkin Cabut Izin Trayek Bus Murni Jaya

“Bukan saya membenci atau like and dislike, tapi banyak aduan masyarakat yang sangat merugikan nama baik pemerintah daerah. Kami harus melindungi keselamatan masyarakat kami,” kata Irna, Kamis, 11 Juli 2019.

Kendati demikian, Irna berharap adanya kompetitor sebagai solusi alternatif bagi penumpang. Dengan begitu, akan ada perusahaan otobus yang dapat memberi pelayanan lebih baik kepada warga Pandeglang.

“Jika pencabutan trayek prosedurnya panjang, saya minta hadirkan kompetitor baik itu kelas ekonomi maupun eksekutif. Jika tak bisa kelas ekonomi, eksekutif saja,” harapnya.

Editor: Fariz Abdullah

1 Comment

1 Comment

  1. Dede suhandi

    12/07/2019 at 12:15

    Hahaha……
    Udah saya siapin armada yg lain yg lbih bagus managementnya dan “wikwiwnya” udah jelas.

    Kejadian tragis mobil murni sprti itu bkn baru kali ini, udah dari taun 90an keles, knp baru skrg ingin sekali mncabut trayek murni jaya, dgn alasn keselmtan masyarkt, “?????”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 − six =

Trending