Connect with us

METROPOLITAN

Tragis! Guru SD Negeri di Pandeglang Sekeluarga Tinggal di Toilet Sekolah

Published

on

Nining, guru honorer di SD Negeri Karyabuana 3 bersama suaminya Ebi. Pasangan ini terpaksa tinggal di toilet sekolah karena tak mampu mengontrak. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Menyedihkan! Karena tak mampu mengontrak rumah, Nining (44) seorang guru honorer SD Negeri Karyabuana 3, Kecamatan Cigeulis, terpaksa harus tinggal bersama keluarganya di toilet sekolah tempatnya menyalurkan ilmu.

Ruangan toilet berukuran 4×4 meter yang terdiri dari dua ruang toilet ini dimodifikasi alakadarnya supaya bisa ditempati Nining bersama suaminya, Ebi (46) dan dua anaknya yang sudah bersekolah SMP.

Nining menyekat sebagian ruangan toilet dan menambahkan ruang baru. Sebagian ruangan toilet yang disekat digunakan untuk masak dan salat. Sementara dua ruangan toilet tetap bisa difungsikan oleh murid dan guru di sekolah tersebut. 

Kepada wartawan BantenHits.com Engkos Kosasih, Nining mengaku sudah hampir dua tahun tinggal di toilet tersebut. Dia terpaksa tinggal di bangunan yang tak semestinya lantaran kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan untuk sekadar mengontrak rumah petak.

Gaji Nining yang ia dapat hanya tiga bulan sekali, bahkan tak pernah cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA: Pemprov Banten Bungkam soal Dana Pendidikan APBD Banten 2017-2018 Didiga Dijarah Mafia Anggaran

Sebelum tinggal di toliet, dia bersama suaminya tinggal di rumah orangtua. Lantaran, malu selama rumah tangga masih menumpang, akhirnya dia berinisiatif untuk menempati tempat tersebut.

“Sudah hampir dua tahun tinggal di sini (toilet SD). Mau bagaimana lagi, kami tidak punya rumah untuk ditinggali,” keluh Nining.

Nining menjelaskan, dirinya sudah 15 tahun mengabdi sebagai guru honorer di SD Negeri Karyabuana 3 tersebut. Sebagai guru, dia berharap pemerintah dapat meringankan bebannya agar tinggal di tempat yang layak.

“Saya sudah 15 tahun mengajar di sini, murid-murid saya sudah ada yang jadi guru juga. Tapi kehidupan saya mungkin kurang beruntung. Mudah-mudahan pemerintah dapat meringankan beban saya,” imbuhnya.

Sementara Kepala Sekolah SDN Karyabuana 3, Ajat Sudrajat belum dapar dikonfirmasi. Upaya BantenHits.com mendapatkan konfirmasi melalui telepon selulernya tak direspons yang bersangkutan.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Catatan:

Redaksi memberikan penjelasan tambahan pada paragraf ketiga untuk menghindari salah persepsi.  Toilet sekolah tetap bisa digunakan karena Nining hanya menyekat sebagian ruangan toilet dan menambah ruangan baru. 

 

Trending