Connect with us

METROPOLITAN

Karyawan PT CAP Cilegon Ikut Pelatihan Tsunami Drill

Published

on

Ribuan karyawan PT CAP saat mengikuti tsunami drill. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Cilegon- Ribuan karyawan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) mengikuti pelatihan tsunami drill di Bukit Marangmang, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Kota Cilegon, Rabu, 17 Juli 2019. Tujuannya untuk menguji kesiapam dalam menghadapi bahaya bencana tsunami selat sunda.

“Tsunami Drill ini untuk menguji kesiapan yang harus dilakukan karyawan saat evakuasi dan cara melapor kemana. Lokasi ini sudah ditentukan untuk Shelter tidak hanya karyawan PT CAP juga ada masyarkat dan karyawan di perusahaan lainnya saat menghindari jika terjadi Stunami,”kata Tjipto Putro General Manager Safety Healt Environment PT CAP, Saat dikonfirmasi awak media.

Selain menguji kesiapan karyawan, Tjipto juga mengaku ingin menguji sistem peringatan bencana tsunamo untuk dijadikan bahan evaluasi oleh managemen PT CAP. Sehingga kedepannya perusahaan benar-benar sudah siap jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat terjadi bencana alam itu.

“Tsunamo drill memang beberapa kali sudah dilakukan dan kita ingin menguji sistem kita jika ditemukan kendala kita akan langsung lakukan perbaikan, dan selanjutnya kita akan sosialisasikan kepada karyawan agar benar-benar siap,”tuturnya.

Sementara Budiono General Manager Produksi PT CAP mengungkapkan terdapat bahan-bahan dan peralatan yang cukup berbahaya yang terletak di areal perusahaan. Sehingga kegiatan tsunami drill sangat perlu dilakukan untuk menjaga keamanan perusahaan jika terjadi bencana.

“Kita hindari karena pabrik ini menghandle barang-barang berbahaya dan mudah terbakar jadi sekernarionya tidak sesimple jika ada stunami langsung pergi, kita harus pastikan bahwa pabrik aman disitu kita punya prosedur untuk mematikan pabrik dengan tepat,”ungkapnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending