Connect with us

METROPOLITAN

Perank Lebak Ajak Pelajar Smansa Rangkasbitung Jauhi Narkoba

Published

on

216 Pelajar Smansa Rangkasbitung ketika mendapatkan materi bahaya narkoba dari Perank Lebak. (Istimewa).

Lebak- Perkumpulan Anti Narkotika atau Perank Indonesia Kabupaten Lebak mengajak pelajar SMAN 1 Rangkasbitung untuk menjauhi narkoba. Mereka menilai kaum milenials atau pelajar saat ini menjadi sasaran empuk barang haram tersebut.

“Apalagi Kabupaten Lebak ini daerah lintas, kita terhubung dengan Sukabumi, Bogor dan Jakarta. Sehingga kewaspadaan mengenai bahaya narkoba harus diberikan sejak dini,”kata Ketua Perank Didi Suharyadi saat memberikan materi pada acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Rangkasbitung, Rabu, 17 Juli 2019.

Didi menilai para pelajar di SMAN 1 Rangkasbitung atau Smansa Rangkasbitung merupakan para pelajar terpilih yang dikemudian hari diharapkan menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan untuk sekolah dan daerah.

“Karenanya, para pelajar ini tak boleh dirusak oleh bahaya narkoba. Mereka semua generasi penerus bangsa. Masa depan bangsa ini ada di pundak mereka semua,”tuturnya.

Didi meyakini dengan digalakannya sosialisasi bahaya narkoba sejak dini, peredaran atau pengguna narkoba di Bumi Multatuli ini bisa ditekan. 

“Jika masyarakat Lebak terbebas dari narkoba, saya yakin selain kondisi kesehatannya baik, Sumber Daya Manusia (SDM)nya bisa lebih mumpuni. Pembangunan akan bisa lebih maju karena masyarakatnya cerdas,”tandasnya.

Sementara Kepala SMAN 1 Rangkasbitung Iva Havidania mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah Organisasi Masyarakat (Ormas) Perank untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba terhadap anak asuhannya khususnya yang saat ini sedang mengikuti MPLS sebanyak 216 orang siswa baru.

“Sejauh ini siswa siswa di SMAN 1 Rangkasbitung masih terbebas dari penggunaan narkoba. Semoga dengan adanya kegiatan tersebut bisa terus menekan narkoba masuk dilingkungan sekolahnya,”ujarnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending