Connect with us

METROPOLITAN

Wanita Miskin Asal Pandeglang Korban Pengantin Pesanan untuk WNA China Ungkap Modus Pelaku Menjaring Mangsa

Published

on

Akta nikah antara AV, perempuan asal Pandeglang dengan YEJ, WNA China. Tiga perempuan asal Banten menjadi korban perdagangan orang dengan modus pengantin pesanan untuk WNA China. (Istimewa)

Pandeglang – AV (22), warga Kecamatan Sukaresmi, Pandeglang, merasa kena tipu oleh sejumlah oknum dari Jakarta yang membawanya ke China. AV yang semula berangkat ke China dengan tujuan mencari kerja ternyata malah menjadi korban dugaan perdagangan orang dengan modus pengantin pesanan.

Kepada wartawan BantenHits.com Engkos Kosasih, AV membeberkan kisah tragis menjadi korban pengantin pesanan di China.

“Soal pernikahan, iya (menikah). Namanya enggak tau, tiba-tiba aku diginiin gimana coba. Oke (awalnya) aku pergi kerja, datang ke sana itu tiba-tiba aku ditemuin sama orang sana,” kata AV, Jumat, 19 Juli 2019.

Akta Nikah Tiba-tiba Ada

Selain dicomblangkan, AV juga sudah mendapat akta pernikahan dengan YEJ dari mak comblang. Namun, AV mengaku tidak pernah mendapat kekerasan fisik, karena disana dia tinggal sendiri, sembari bekerja.

“Ya intinya tiba-tiba ada akta nikah gitu. Ini kayak perdagangan manusia, karena ternyata bukan aku aja yang kayak gini, banyak orang yang kayak gitu di sini, tapi tidak ada kekerasan, karena saya di sana tinggal sendiri,” ungkapnya.

Di dalam akta nikah terbitan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pandeglang tahun 2018 tersebut, ada perubahan identitas agama. Padahal, di dalam KTP manual milik AV, AV beragama Islam.

“Ada perbuahan identitas segala, di sana saya merasa janggal, saya enggak pernah pindah agama, orang tua saya enggak pernah nyuruh saya pindah agama, itu yang membuat saya pulang ke Indonesia,” jelasnya.

“Yang ngurus dokumennya, saya terima jadi, terima beres, KTP saya pun dibikin-bikin. Karena KTP yang pernah dibikinkan ibu saya hilang. Kayaknya mungkin perantara yang bikin, karena perantara itu beberapa orang,” tambahnya.

BACA JUGA: Gadis Miskin Asal Pandeglang Diduga Disiksa dan Identitas Agamanya Direkayasa WNA China

Pulang Sendiri ke Indonesia

AV berhasil pulang sendiri ke Indonesia, tanpa bantuan Serikat Butuh Migrasi Indonesia (SBMI). Meski, sebelumnya AV mengaku sempat menghubungi SBMI untuk bisa pulang ke Indonesia.

“Aku udah di Indonesia lama, dari bulan Mei, aku di Tiongkok kerja. Kerja di pabrik 7 bulan, 3 bulan aku dibayar, 4 bulannya udah enggak dapat uang. Dulu aku minta bantuan sama Pak Maftuh (SBMI), cuma bantuannya sangat ribet ke sana-kesini, akhirnya saya pulang sendiri tanpa bantuan orang lain. Cuma tiket dibeliin oleh temen (Indonesia) saya di Tiongkok,” tandasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending