Connect with us

METROPOLITAN

Guru Ngaji di Ibu Kota Banten Dapat Honor Rp200 ribu Setiap Bulan, Pemkot: Realisasi di APBD Perubahan

Published

on

Wali Kota Serang Syafrudin ketika memberikan keterangan pers mengenai MPLS usai rapat paripurna di gedung DPRD Kota Serang, Senin 15 Juli 2019. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Pemerintah Kota Serang menegaskan akan merealisasikan program insentif untuk guru ngaji di ibu Kota Banten. Sesuai janji politik mereka akan mendapatkan honor Rp200 ribu setiap bulannya.

Wali Kota Serang Syafrudin mengaku pemberian insentif guru ngaji ini merupakan janji politik dirinya bersama Subadri dan juga bentuk kepedulian dan penghargaan terhadap kiprah para guru ngaji.

“Semua guru ngaji se-Kota Serang, dianggarkan di Kelurahan 200 ribu perbulan. Guru ngaji antar rumah, kalau sebelumnnya belum ada,” kata Sayafrudin kepada awak media, Sabtu 20 Juli 2019.

Menurutnya, honor tersebut akan dibebankan pada APBD tahun 2019. Namun untuk realisasinya sendiri baru akan terlaksana di perubahan.

Namun, Syafrudin mengaku belum mengetahui jumlah pasti guru ngaji yang akan mendapatkan honor. Pasalnya, data terakhir yang diterimanya sekitar 6.624 guru ngaji yang ada sebagian sudah masuk ke dalam guru ibtidaiyah yang sudah diberikan honot melalui dana hibah.

“Realisasi akan dilakukan di perubahan. Ini janji politik. Bulan April pendataan dan jumlahnnya tidak tau,”jelasnya.

“Kota Serang ya ada ribuan. Di kelurahan Unyur saja ada 300 guru ngaji,”tambahnya.

Editor: Fariz Abdulllah

Trending