Connect with us

METROPOLITAN

Kepergok Pakai Uang Palsu, Dua Wanita di Kota Serang ‘Disergap’ Pedagang di Pasar Waringinkurung

Published

on

Petugas Polsek Waringinkurung saat melakukan pemeriksaan terhadap salah satu terduga pelaku pengedar uang palsu. (Istimewa).

Serang- WSA (24) dan KK (39) harus berurusan dengan pihak kepolisian, Jumat, 19 Juli 2019. Kedua wanita itu disergap para pedagang di Pasar Waringinkurung, Kota Serang, Provinsi Banten lantaran berbelanja menggunakan uang palsu.

Jaenduin salah seorang pedagang menceritakan saat itu KK dan WSA asik berbelanja di Pasar Waringinkurung. Banyak, pedagang telah tertipu oleh dua wanita berpengawakan kurus itu.

Namun, saat berbelanja ke lapak milik Jaenudin, keduanya tak bernasib baik, Jaenudin mencurigai bahwa uang pecahan Rp50 ribu yang dipakai keduanya untuk belanja itu palsu lantaran berbeda dari cetakan uang yang dikeluarkan Bank Indonesia.

BACA :  Tewas Terpanggang Bersama Istri dan Anak, Yohanes Manajer di PT Ericsson Indonesia

“Yang lain ternyata sudah terlebih dahulu menerima uang palsu dari kedua pelaku, kemudian kami berpencar dan akhirnya kedua pelaku tersebut kami tangkap karena sudah membelanjakan uang palsu dengan pecahan Rp.50 ribu,” ujar Jaenudin, kepada awak media, Senin 22 Juli 2019.

“Saat kami pemeriksa dua wanita itu, kami menemukan 24 lembar uang pecahan Rp 50.000 yang belum sempat dibelanjakan,”tambahnya.

Khawatir terjadi aksi sepihak, sambung Jaenudin, para pedagang sepakat membawa keduanya ke Mapolsek Waringinkurung.

Sementara Kapolsek Waringinkurung AKP Ate Waryadi menyebut, kedua pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan, sambung Waryadi petugas melakukan pengembangan dan langsung melakukan penangkapan terhadap Y (47) warga warga Link Kalentemu Timur RT. 04/RW. 05 Kelurahan Semangraya, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.

BACA :  Pencarian Korban Tenggelam Pantai Ambon Anyer Dihentikan

“Mereka mengaku memperoleh uang palsu itu dari seorang perempuan yang bernama Y (47) untuk dibelanjakan dengan Pecahan Rp. 50.000 sebanyak Rp.1.500.000 di pasar Waringinkurung, uang tersebut milik Y (47), Diduga kedua pelaku ini merupakan sindikat peredaran uang palsu,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler