Connect with us

METROPOLITAN

Gudang Gula Cair PT SUJ di Cilegon Terbakar

Published

on

Suasana sekitar gudang gula cair PT SUJ yang terbakar. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Cilegon- Satu unit Conveyor yang berada di bagian gudang 1 bucket gula cair milik PT Sentra Usahatama Jaya atau SUJ di Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon terbakar, Senin, 22 Juli 2019. 

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pukul 18.00 WIB itu. Namun berdasarkan informasi kebakaran hebat itu sempat membuat para pekerja yang berada tak jauh dari lokasi panik dan berhamburan.

Salah seorang petugas Tagana yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan saat ini pihaknya beserta, Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Kota Cilegon tengah melakukan penanganan pemadaman api.

BACA :  Tetangga tak Mengenal Tersangka

“Yang kebakar itu ada di gudang 1 bucket raw sugar (gula cair). Saat ini, petugas dari Dinas Damkar Cilegon dan Tagana tengah melakukan pemadaman terhadap gudang yang terbakar tersebut,” kata salah satu petugas Tagana Cilegon, Awal ditemui di luar area pabrik. 

Terpisah Camat Ciwandan, Agus Ariadi, membenarkan peristiwa kebakaran yang terjadi di gudang gula milik PT SUJ petang tadi. Namun saat di konfirmasi penyebab pasti kebakaran itu ia tidak bisa memberikan keterangan lebih dalam.

“Iyah benar. Yang terbakar gudang. Tapi saya gak tau tepatnya gudang apa. Saat ini tengah ditangani oleh pihak Dinas Damkar. Kalau apinya sih gak ada, tapi asapnya ngebul gitu. Saya juga gak tau kebakaran itu apa dari konseleting listrik atau apa,” ujarnya.

BACA :  Kader Tersangka Hoax Selingkuh Mentan-Bupati Pandeglang, IMM Banten: Beliau Difitnah

Sementara dihubungi terpisah, Engenering and Technical Project PT Sentra Usahatama Jaya (SUJ), Vicky Maulana mengatakan peristiwa kebakaran kebakaran tidak menggangu operasional pabrik. Pasalnya lokasi kebakaran bukan merupakan lokasi produksi namun di area gudang tepatnya di conveyor.

“Itu bukan bagian produksi, tapi di bagian gudang, di area conveyornya,” tandasnya. 

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler