Connect with us

METROPOLITAN

Rusak Paksa Segel Penutupan Satpol PP, Pemilik Kafe Beta di Serang Diamankan Polisi

Published

on

Kapolsek Ciruas Kompol Priyatri Winoto saat menunjukan segel penutupan yang telah dirusak SS. (BantenHits.com/Nurmansyah).

Serang- SS alias Takur harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah merusak paksa segel penutupan yang dipasang Satpol PP Kabupaten Serang pada Kafe miliknya di Kampung Nambo, Desa Kaserangan, Kecamatan Cirua, Kabupaten Serang.

Kafe yang memiliki sebutan Kafe Beta itu terpaksa disegel petugas karena tidak memiliki perizinan yang lengkap dalam pendirian perusahaan. Penyegelan dilakukan aparat penegak perda secara dua kali yakni pada 7 dan 19 Maret 2019.

“Pertama dilakukan penyegelan pada 7 Maret 2019,  karena dari pemilik kafe ada permohonan untuk mengambil barang-barang yang ada didalamnya kita copot penyegelan tersebut,”kata Kapolsek Ciruas Kompol Priyatri Winoto kepada awak media saat ungkap kasus di lingkungan mapolsek Ciruas, Selasa 30 Juli 2019.

BACA :  Wali Care Foundation dan Rutan Rangkasbitung Renovasi 100 Musala

Selanjutnya, jelas Winoto pada tanggal 19 Maret 2019 Satpol PP kembali melakukan penyegelan. Namun pada tanggal 23 Maret 2019 sekitar pukul 16:00 WIB kafe Beta sudah ditemukan dalam keadaan terbuka atau segel yang dipasang sudah keadaan rusak.

“Sebenarnya ada empat kafe yang belum melengkapi izin. Namun dari keempat kafe itu, hanya kafe Beta yang memaksa buka dan pemilik merusak segel. Itu adalah pidana dan memang saat melakukan penyegelan pun sudah jelas 232 KUH Pidana,”tuturnya.

“Berkas kita sudah dinyatakan lengkap, sudah P21, penyerahan berkas ke Kejaksaan Negeri Serang untuk selanjutnya dilakukan peraidangan,”tambahnya.

Sementara Staf Pelaksana Pol PP Kecamatan Ciruas, Komarudin menuturkan berawal dari laporan warga soal pelepasan segel pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pol PP Kabupaten Serang untuk melakukan tindak lanjut.

BACA :  BPMKB Gelar Pelatihan P3MK untuk RT/RW

“Melihat hal tersebut kita langsung melapor ke Polsek Ciruas, di Ciruas sendiri ada 4 Cafe. Semuanya tidak memiliki izin, namun hanya Cafe Beta yang merusak segel,” pungkasnya.

Akibat perbuatanya tersebut, tersangka terkena Pasal 232 KUHP tentang perusakan segel dengan ancaman 2 tahun 8 bulan.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler