Connect with us

METROPOLITAN

Sah! Kabupaten Lebak Tak Lagi Sandang Gelar Daerah Tertinggal

Published

on

Salinan Keputusan Menteri Desa tentang penetapan pengentasan daerah tertinggal. (Tangkap Layar file salinan keputusan menteri desa).

Lebak- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia memutuskan Kabupaten Lebak lepas dari kategori daerah tertinggal. Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Desa nomor 79 tahun 2019 tentang penetapan kabupaten daerah tertinggal yang terentaskan tahun 2015-2019.

Dalam keputusan yang ditandatangani Menteri Desa Eko Sandjojo itu juga menyatakan terdapat 62 daerah lainnya yang terentaskan dari daerah tertinggal. Khusus untuk di Banten masing-masing Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Dalam salinan keputusan menteri yang diterima BantenHits.com menyebutkan enam puluh dua daerah yang terentas dari daerah tertinggal termasuk Kabupaten Lebak masih dilakukan pembinaan oleh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah provinsi selama 3 tahun sejak ditetapkan sebagai daerah yang sudah terentaskan.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak, Yosef M Holis menuturkan ada beberapa hal yang membuat Kabupaten Lebak tak lagi menyandang gelar daerah tertinggal, seperti beberapa progres indikator makro pembangunan mulai dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan tingkat kemiskinan dan sebagainya.

“Ya, terhitung 31 Juli 2019 Kabupaten Lebak terentaskan dari daerah tertinggal,”kata Yosef ketika dihubungi BantenHits, Kamis, 1 Agustus 2019.

Menurutnya, faktor lain yang menyebabkan Kabupaten Lebak lepas dari daerah tertinggal yakni adanya beberapa program strategis nasional seperti akses jalan tol di akhir 2019, comnuter line, pusat pertumbuhan ekonomi baru di utara, Kota Publik Baru Maja dan di selatan pabrik Semen merah putih.

“Pusat-pusat pertumbuhan dan kemudahan akses itu akan memberikan efek menetes pada wilayah di bawahnya,”jelasnya.

Yosef berharap lepasnya Kabupaten Lebak dari daerah tertinggal ini menjadi cambuk penyemangat untuk semua pihak agar lebih mengoptimalkan kinerja dan memberikan pelayanan yang baik dalam membangun daerah yang tengah bersolek di sektor pariwisata ini.

“Ya hal ini menjadi penyemangat semua pihak bahwa pembangunan ini sudah on the track. Kedepan kami berharap agar beberapa titik desa atau kantong kemiskinan terus berkurang. Apalagi akan banyak kegiatan-kegiatan ekonomi kreatif di Lebak,”imbuhnya.

Editor: Fariz Abdullah

Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. Adi

    01/08/2019 at 20:23

    Selamat utk Kab Lebak, semoga utk Kota Publik Maja bisa segera ditambahkan akses pelebaran jalan mulai pertigaan jalan raya Serang, Cisoka sampai Maja, akses tol sampai Maja, pembatasan untuk dump truck pengangkut pasir dan tanah.. Percepatan sarana fasum di Citra Maja Raya, dan perumahan lain agar bisa cepat banyak dihuni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 3 =

Trending