Connect with us

METROPOLITAN

Penambangan Batu di Cigeulis Pandeglang Diduga Bodong

Published

on

Penambangan batu atau galian C di Kampung Pamatanglaban, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Aktivitas penambangan batu atau galian C di Kampung Pamatanglaban, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, diduga tak berizin alias ilegal.

Lokasi penambangan diduga tak seuai rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Pemerintah Kabupaten Pandeglang masih dalam revisi. Selain itu, galian C tersebut dapat merusak lingkungan.

Meski belum mengantongi izin, aktivitas galian C tersebut sudah beroprasi selama 3 bulan. Pantauan BantenHits.com, Jumat, 2 Agustus 2019, dua eksavator terlihat sedang melakukan aktivitas pengerukan batu di lahan seluas 500 meter itu.

Sekertaris Camat Cigeulis, Encep Hadikusuma mengaku belum pernah mengeluarkan rekomendasi izin terkait aktivitas pertambangan yang ada di Desa Banyuasih. Namun, dari hasil laporan dari masyarakat pertambangan itu tidak berizin.

“Dari hasil laporan dari masyarakat, itu tidak berijin. Tapi kami akan konfirmasi dulu ke Kabupaten (Pandeglang) kalau benar tidak berijin harus ditutup,” katanya kepada BantenHits.com, Jumat, 2 Agustus 2019.

Encep mengaku tidak bisa gegabah dalam melakukan penindakan, karena dikhawatirkan milik kepala desa. Namun, dia menegaskan jika tidak berizin akan segera menutupnya.

“Kita tidak bisa gegabah, karena kayaknya ada lurah segala (milik lurah). Tapi mudah-mudahan salah saya,” ujarnya.

Sementara Kabid Perizinan DPMPTSP Pandeglang, Eric Setiawan belum dapat di konfirmasi terkait periznan galian C tersebut. Karena saat ditemui di kantornya sedang tidak ada di tempat.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending