Connect with us

METROPOLITAN

Jorok! Sampah Rumah Tangga Menghampar Sepanjang Sungai Pasauran hingga Pantai, Pemkab Serang Cuek

Published

on

Sampah rumah tangga menumpuk sepanjang aliran Sungai Pasauran hingga ke Pantai. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Serang cuek dengan kondisi tersebut. (BantenHits.com/ Nurmansyah Iman)

Serang – Tumpukan sampah rumah tangga terlihat menghampar di Muara Pantai Pasauran yang merupakan titik akhir aliran Sungai Pasauran. Pemandangan menjijikan ini tak jauh dari lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasauran di Kampung Pasauran, Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Wartawan BantenHits.com Nurmansyah Iman melaporkan, sampah rumah tangga menumpuk di muara karena warga setempat terbiasa membuang sampah di aliran Sungai Pasauran. Tumpukan sampah selain mengganggu keindahan juga menimbulkan bau tidak sedap.

Tak Disediakan Tempat Sampah

Andi (46), salah seorang warga sekitar membenarkan, sampah yang menumpuk di sepanjang aliran sungai Pasauran berasal dari sampah rumah tangga yang dibuang ke pinggiran Sungai Pasauran.

“Asal sampahnya dari warga sendiri, kadang buang dari atas jembatan, dari sebrang (sungai) sana. Warga-warga kita juga mungkin karena gak ada tempat atau wadah. Makanya sampai semerawut di pinggir-pinggir sini,” katanya kepada BantenHits.com ditemui di Tempat Pelelangan Ikan Pasauran, Sabtu 3 Agustus 2019.

Andi, yang juga pengurus nelayan di TPI Pasauran ini juga mengungkapkan, dia bersama nelayan sudah sering membersihkan sampah dengan cara membakar namun tidak pernah ada habisnya.

Ia juga sering mendapatkan teguran, keluhan serta beragam pertanyaan dari para pengunjung ke Tempat Pelelangan Ikan dengan banyaknya sampai di bantaran Sungai Pasauran.

“Paling kita-kita sendiri mungutin sampah-sampahnya lalu dibakar. Kalau ada pengunjung sering bilang, ‘Pak, banyak amat sampah di sini’. Paling saya bilang bagaimana gak ada tempat sampah di sini,” ungkapnya.

Pemkab Serang Cuek

Menurutnya sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Serang masih memandang sebelah mata dengan kondisi menumpuknya sampah di bantaran Sungai Pasauran dengan didiamkannya sampah di bantaran Sungai Pasauran.

“Sampai saat ini belum ada pembinaan dari pemerintah setempat, mereka juga sering lihat tapi diem ajah. Belum ada sosialisasi, harapan saya ke depannya di sini ada tempat buang sampah biar bersih rapih enak di liatnya,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending